Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Alunan Musik Angklung dan Gamelan Jawa Meriahkan Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jerman

Foto : Dok KJRI Hamburg
A   A   A   Pengaturan Font

Senada dengan sambutan dari Dr Dorothee, Konsul Pensosbud KJRI Hamburg juga menekankan keistimewaan perayaan hubungan diplomatik Indonesia-Jerman pada tahun ini adalah Indonesia dan Jerman tahun ini masing-masing memegang Presidensi G20 dan Presidensi G7.

"Konser gamelan dan angklung ini juga merupakan 'hadiah istimewa' bagi pemerintah dan masyarakat Hamburg guna mendorong hubungan persahabatan yang lebih erat lagi antara Indonesia dan Hamburg," demikian keterangan dari KJRI Hamburg seperti dikutip dari laman kemlu.go.id pada Kamis (30/6) lalu.

Kelompok Angklung Hamburg Orchestra dan Angklung Orchestra Berlin tampil selama 60 menit dan memainkan lagu daerah Indonesia, seperti Lalayaran, Anging Mamiri, Yamko Rambe Yamko, medley lagu Batak hingga lagu pop dunia, seperti Beauty and the Beast, Hijo de La Luna, lagu folklore Jerman Irgendwie, Irgendwo, Irgendwann dan nomor penutup, Santorini. Kelompok ini berhasil memadukan musik angklung khas Indonesia dengan instrumen musik lain yang lebih modern sehingga terkesan unik dan kontemporer.

Adapun kelompok Gamelan Sekar Kenanga tampil selama 90 menit dan memainkan musik tradisional Jawa, seperti Gending Bonang Sidamukti, Ketawang Subakastawa, dan Ayak-ayakan Rangu-Rangu. Lagu yang dibawakan dengan anggun dapat menghipnotis para penonton dalam alunan gamelan khas Jawa.

Kedua musik yang ditampilkan mendapat apresiasi yang amat tinggi dari 350 penonton yang hadir. Pada akhir dari masing-masing pertunjukan, para penonton memberikan standing ovation kepada para penampil.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top