Logo

Follow Koran Jakarta di Sosmed

  • Facebook
  • Twitter X
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Threads

© Copyright 2025 Koran Jakarta.
All rights reserved.

Rabu, 26 Feb 2025, 19:54 WIB

Alibaba Cloud Membuk Akses “Open Source”

alibaba

Foto: ist

JAKARTA - Alibaba Cloud secara resmi mengumumkan bahwa perusahaanya telah membuka akses open-source untuk model kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) penghasil konten video (video generator). Ini menjadi bagian dari upaya terbaru dalam mendukung komunitas open-source.

Alibaba Cloud, perusahaan cloud,  membuka akses terhadap empat model dari seri Wan2.1, versi terbaru dari model dasar video Tongyi Wanxiang (Wan), dengan 14 miliar(B) dan 1,3 miliar(B) parameter.

Keempat model tersebut, yaitu T2V-14B, T2V-1.3B, I2V-14B-720P, dan I2V-14B-480P, dirancang untuk menghasilkan gambar dan konten video berkualitas tinggi dari input teks maupun gambar.

Model-model ini dapat diunduh melalui komunitas model AI Alibaba Cloud, Model Scope, serta platform kolaboratif AI Hugging Face, dan dapat diakses oleh para akademisi, peneliti, serta institusi komersial secara global.

Diluncurkan awal tahun ini, seri Wan2.1 menjadi model penghasil konten video pertama yang mendukung efek teks dalam bahasa Mandarin dan Inggris.

Model ini unggul dalam menghasilkan visual yang realistis dengan menangani gerakan kompleks secara akurat, meningkatkan ketajaman pixel, mengikuti prinsip fisika--sehingga meningkatkan kewajaran gerakan, serta mengoptimalkan ketepatan dalam mengeksekusi instruksi.

Akurasi tinggi dalam menjalankan instruksi menjadikan Wan2.1 menempati posisi teratas dalam VBench leaderboard,sebuah rangkaian tolok ukur komprehensif untuk model pembuat konten video.

Selain itu, Wan2.1 adalah satu-satunya model generasi video open-source yang masuk dalam lima besar VBench leaderboard di Hugging Face.

Berdasarkan VBench, seri Wan2.1 mencatat skor keseluruhan sebesar 86,22 persen, dengan keunggulan dalam dimensi utama seperti dinamika gerakan, hubungan spasial, warna, serta interaksi multi-objek.

Dengan terbukanya akses ini, maka lebih banyak bisnis bisa memanfaatkan AI untuk menciptakan konten visual berkualitas tinggi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dengan biaya yang lebih hemat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Tag Terkait:

Bagikan:

Portrait mode Better experience in portrait mode.