Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengelola Lima Gedung untuk Mendukung Aktivitas Seni di Ibukota

8 Minggu, 08 Nov 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengelola Lima Gedung untuk Mendukung Aktivitas Seni di Ibukota Mengelola Lima Gedung untuk Mendukung Aktivitas Seni di Ibukota Doc: Antara
Ket. Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Retno Setiowati (kanan) bersama Kepala UP GPSB Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Rinaldi (kiri) saat ditemui seusai menyaksikan pementasan "Swara Ibu: Nyanyian Dari Hutan" di Gedung Kesenian Bharata, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (8/11/2026).

Jakarta - Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya (UP GPSB) Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta mengelola lima gedung seni pertunjukan daerah untuk mendukung aktivitas para pelaku seni di ibu kota.

Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Retno Setiowati mendorong pengelolaan aset daerah tersebut agar memfasilitasi kebutuhan ruang panggung seni budaya tradisional secara memadai.

"Ada yang di bawah UP GPSB itu seperti Miss Tjitjih, ada WOB, ada Balai Budaya yang di Condet, selain itu Gedung Kesenian Jakarta dan Taman Benyamin Sueb," ujar Retno saat ditemui seusai menonton pertunjukan teater "Swara Ibu: Nyanyian dari Hutan" di Gedung Kesenian Bharata, Senen Jakarta Pusat, Minggu.

Retno menjelaskan bahwa kelima fasilitas tersebut memiliki karakteristik pertunjukan seni yang berbeda. Gedung Kesenian Wayang Orang Bharata (WOB) di Senen memiliki karakteristik seni pertunjukan wayang orang, sedangkan Gedung Kesenian Miss Tjitjih di Cempaka Putih memiliki karakteristik seni tradisional ala Sunda. Sementara itu, Balai Budaya Condet memiliki karakteristik sebagai pusat latihan pelestarian seni tradisi Betawi.

Menurut Retno, pemerintah daerah menerapkan tarif retribusi pemanfaatan aset yang bersahabat agar seluruh fasilitas kesenian daerah dapat diakses oleh semua kalangan pelaku industri kreatif secara terjangkau.

Dinas Kebudayaan juga memberikan insentif berupa pembebasan biaya sewa gedung satu bulan sekali untuk agenda pementasan rutin kesenian di setiap gedung yang anggarannya dibiayai langsung oleh daerah sehingga dapat disaksikan masyarakat secara gratis.

"Jadi yang satu bulan sekali itu yang gratis, itu rutin dari DKI. Tapi ada juga pertunjukan mereka yang membayar retribusi ke gedung," kata Retno.

Pemberlakuan retribusi gedung yang terjangkau itu salah satunya dimanfaatkan oleh Perkumpulan Pencinta Seni Tari (PPST) Kencana Mas dari Tebet, Jakarta Selatan, untuk menyelenggarakan pertunjukan dramatari "Swara Ibu: Nyanyian dari Hutan" di Gedung Kesenian Bharata.

Profil gedung pertunjukan seni budaya Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dapat disimak selengkapnya melalui YouTube @disbuddki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.