Polrestro Jakarta Timur Dalami Motif Penyerangan Tiga Jemaah Masjid di Duren Sawit
Minggu, 08 Nov 2026, 22:54 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
JAKARTA - Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur mendalami motif dan latar belakang terduga pelaku berinisial F yang nekat menyerang tiga jemaah saat salat Subuh di Masjid Darul Ma’arif, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim).
"Penyidik masih mendalami motif, latar belakang, serta kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam peristiwa tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (8/11).
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria berinisial F yang diduga terlibat dalam penyerangan berhasil diamankan oleh saksi dan sejumlah jemaah lainnya.
Menurut Alfian, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap F, termasuk keterkaitan dengan jaringan tertentu.
"Termasuk mendalami apakah terdapat motif ideologi atau keterkaitan dengan jaringan tertentu," ujar Alfian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengambil kesimpulan mengenai motif penyerangan tersebut karena proses pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti masih berlangsung.
"Kami tidak ingin berspekulasi dan akan mendasarkan setiap kesimpulan pada fakta serta alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan," ucap Alfian.
Penyerangan tersebut terjadi pada Minggu sekitar pukul 04.15 WIB ketika jemaah sedang melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Darul Ma’arif.
Berdasarkan keterangan saksi, sejumlah jemaah awalnya melihat adanya api di depan pintu masjid sehingga beberapa orang berupaya memadamkannya.
Namun, dalam situasi tersebut, terjadi penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap tiga orang jamaah di dalam masjid.
Akibat kejadian itu, ketiga korban mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Dua korban dirawat di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi dan satu korban lainnya di Rumah Sakit Harum.
Sementara itu, petugas kepolisian yang melakukan pemeriksaan awal di lokasi menemukan sejumlah barang yang diduga telah dipersiapkan oleh terduga pelaku.
Barang-barang tersebut berupa dua senjata tajam, yakni kapak dan belati, dua tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram, dan bahan bakar jenis bensin.
Alfian mengimbau, masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian tersebut. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!