Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Utara Bantah Tudingan AS terkait Peretasan Bursa Kripto Binance

3 Selasa, 03 Nov 2026, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Utara Bantah Tudingan AS terkait Peretasan Bursa Kripto Binance Korea Utara Bantah Tudingan AS terkait Peretasan Bursa Kripto Binance Doc: AFP/KCNA
Ket. Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengecam tuduhan FBI yang menghubungkan Pyongyang dengan pencurian kripto senilai 6 miliar dolar dari Binance.

SEOUL - Korea Utara mengecam tuduhan FBI bahwa Pyongyang berada di balik pencurian $6 miliar dari platform mata uang kripto Binance. Saudara perempuan  Kim Jong Un menyebutnya sebagai "provokasi politik yang serius".

Kim Yo Jong, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa (3/11) oleh kantor berita negara KCNA, mengatakan klaim FBI itu adalah "retorika yang tidak masuk akal dan bukan hal baru," mengingat tahun lalu AS juga menuding Korea Utara berada di balik peretasan besar-besaran terhadap Bybit.

"Merupakan provokasi politik yang serius terhadap Korea Utara bahwa AS menyesatkan opini publik internasional seolah-olah semua kejahatan siber di berbagai belahan dunia adalah perbuatan kami," kata Kim.

FBI pada hari Sabtu menyatakan kelompok peretas yang berafiliasi dengan Korea Utara bernama TraderTraitor berada di balik peretasan tersebut.

TraderTraitor adalah kelompok yang sama yang dituduh melakukan pencurian senilai $1,5 miliar dari platform Bybit pada Februari tahun lalu, yang merupakan pencurian kripto terbesar hingga peretasan Binance.

"Ini adalah upaya jahat untuk merusak citra internasional Korea Utara dan melemahkan martabat serta prestise nasionalnya, dan merupakan pelanggaran berat lainnya terhadap kedaulatan Korea Utara," kata Kim.

"Merupakan kebijakan konsisten pemerintah Korea Utara untuk dengan tegas menentang segala bentuk tindakan jahat di dunia maya," tambahnya.

Binance adalah bursa kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan harian. Berita tentang serangan peretasan tersebut menyebabkan harga sebagian besar mata uang kripto utama anjlok tajam pada hari Jumat.

Setelah FBI merilis pernyataannya pada hari Sabtu, Presiden AS Donald Trump meragukan keterlibatan Korea Utara dalam peretasan tersebut.

"Saya tidak khawatir. Kami sedang mempelajarinya. Kami tidak tahu apakah itu Korea Utara," kata Trump kepada wartawan di kediamannya di Florida.

Trump telah berulang kali melakukan pendekatan kepada Korea Utara yang bersenjata nuklir sejak kembali menjabat, dan mengatakan bahwa ia terbuka untuk bertemu dengan pemimpin tertinggi Kim Jong Un tahun ini.

Isyarat-isyarat tersebut disambut dengan keheningan dari Pyongyang.

Dalam pernyataannya, Kim Yo Jong mengatakan tuduhan baru tersebut "sekali lagi menegaskan sikap bermusuhan Washington terhadap Korea Utara."

"Kita memiliki beberapa hal yang perlu dipertimbangkan kembali dalam berbagai aspek terkait sikap bermusuhan AS yang sangat tidak menyenangkan," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

1 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
PT MRT Jakarta Mengonfirmas...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.