Tiga Pekan Berturut-turut Rusuh, Demo Besar di Prancis Telan 64 Korban Luka

Senin, 02 Nov 2026, 16:18 WIB

MOSKOW - Sedikitnya 64 orang pengunjuk rasa terluka selama demonstrasi yang menentang kenaikan biaya hidup di Prancis pada Minggu (1/11), lapor surat kabar Le Figaro, mengutip data layanan darurat.

Sebanyak 60 orang di antaranya mengalami luka ringan dan empat lainnya dalam kondisi serius, kata harian tersebut dalam laporannya pada Minggu (1/11).

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Ratusan ribu orang menggelar aksi protes di berbagai wilayah di Prancis selama tiga Sabtu berturut-turut.

Aksi protes di Prancis itu pecah sejak pertengahan September 2026, ketika para siswa sekolah menengah atas (SMA) dan mahasiswa turun ke jalan-jalan di pinggiran kota Paris untuk menuntut perbaikan sistem pendidikan dan kondisi sekolah.

Para siswa yang protes itu kemudian bergabung dengan kelompok masyarakat yang kecewa dengan kenaikan harga di negara tersebut. Akibatnya, aksi-aksi protes itu meluas ke wilayah-wilayah lain di seluruh negeri.

Aksi terbesar sejauh ini berlangsung pada 17 Oktober 2026. Menurut data Kementerian Dalam Negeri Prancis, demonstrasi hari itu dihadiri oleh sekitar 550.000 orang. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.