Atasi Gangguan Penglihatan, Hoya Lens Indonesia Salurkan Bantuan Kacamata Gratis untuk Siswa di Cikarang dan Labuan Bajo
Senin, 02 Nov 2026, 17:15 WIBJAKARTA â Upaya meningkatkan kesadaran dan akses terhadap kesehatan mata anak usia sekolah dilakukan Hoya Lens Indonesia melalui serangkaian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang digelar di Cikarang, Jawa Barat, dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Program ini menjadi bagian dari inisiatif Vision Beyond Tomorrow dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day 2026.
Mengusung semangat Improve Life Through Vision, program yang berlangsung sepanjang Oktober 2026 tersebut melibatkan kolaborasi Hoya Lens Indonesia dengan PT Vision Ease Asia, April Eyewear, serta sejumlah pemangku kepentingan di daerah. Kegiatannya mencakup edukasi kesehatan mata, pemeriksaan penglihatan, hingga pembagian kacamata gratis bagi anak-anak yang membutuhkan.
Salah satu kegiatan dilaksanakan pada 8 Oktober 2026 di SDN 06 Sukaresmi, Cikarang. Dalam kegiatan tahunan CSR PT Vision Ease Asia tersebut, sekitar 1.700 siswa dari tiga sekolah dasar, yakni SDN 01 Sukaresmi, SDN 02 Sukaresmi, dan SDN 06 Sukaresmi, mendapatkan akses terhadap pemeriksaan dan edukasi kesehatan mata.
âSelain berpartisipasi dalam pemeriksaan mata, Hoya Lens Indonesia menghadirkan ruang bermain edukatif bagi para siswa. Fasilitas ini dirancang untuk mengisi waktu tunggu anak-anak sebelum menjalani pemeriksaan sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata sejak usia dini,â tulis Hoya Lens Indonesia melalui siaran pers pada Senin (2/11).
Pendekatan edukasi melalui permainan tersebut diharapkan membuat anak-anak lebih mudah memahami kebiasaan yang dapat membantu menjaga kesehatan penglihatan. Kesadaran ini dinilai penting karena kemampuan melihat dengan baik turut menunjang aktivitas belajar, membaca, dan berbagai kegiatan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Kolaborasi serupa juga dilakukan Hoya Lens Indonesia bersama April Eyewear dan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo. Kegiatan yang berlangsung pada 23 Oktober 2026 itu menyasar siswa SMPK St. Yosefa.
Inisiatif tersebut berlangsung di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat Manggarai Barat. Selain aktivitas kegempaan yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Agustus 2026, kawasan tersebut juga menghadapi musibah kebakaran lahan pada Oktober lalu.
Dalam kegiatan itu, lebih dari 300 siswa mendapatkan pemeriksaan mata. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebanyak 65 kacamata dibagikan secara gratis kepada siswa yang membutuhkan bantuan koreksi penglihatan.
Pemberian kacamata tersebut diharapkan dapat membantu siswa mengatasi hambatan penglihatan yang berpotensi mengganggu proses belajar. Gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi dapat memengaruhi kemampuan anak dalam membaca tulisan di papan kelas, memahami materi pelajaran, maupun mengikuti kegiatan pembelajaran secara optimal.
Dua kegiatan CSR di Cikarang dan Labuan Bajo tersebut memperlihatkan upaya perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan mata melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penyediaan alat bantu penglihatan, tetapi juga peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan mata secara berkala.
Melalui program Vision Beyond Tomorrow, Hoya Lens Indonesia menempatkan kesehatan penglihatan anak sebagai salah satu perhatian utama dalam upaya mendukung kualitas pendidikan dan perkembangan generasi muda.
Peringatan World Sight Day 2026 pun menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa kesehatan mata merupakan bagian penting dari kualitas hidup. Akses terhadap pemeriksaan dan koreksi penglihatan sejak dini diharapkan dapat membantu lebih banyak anak memperoleh kesempatan belajar dan berkembang secara optimal.
- Labuan Bajo
- Program CSR
- Hoya Lens Indonesia
- pemeriksaan mata
- kesehatan anak
- kesehatan mata
- Cikarang
- World Sight Day 2026
- April Eyewear
- Vision Ease Asia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
KPK Sita Uang Rp250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Kasus ATR/BPN
-
Kukuhkan 90 Marine Inspector, Kemenhub Tingkatkan Kualitas Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal
-
Lintas Utara Flores 472 Km Labuan Bajo-Maumere Tuntas Akhir 2028
-
Kulon Progo Bidik Eksportir Baru, Produk Lokal Jangan Hanya Dijual Pihak Luar
-
Primaya Hospital dan Pemprov DKI Percepat Operasi Katarak, Libatkan 40 Puskesmas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.