Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerusuhan Halloween Guncang Jantung Keuangan Swiss, Massa Bakar Mobil dan Skuter Listrik di Zurich

2 Minggu, 01 Nov 2026, 23:11 WIB | Oleh:
Kerusuhan Halloween Guncang  Jantung Keuangan Swiss, Massa Bakar Mobil dan Skuter Listrik di Zurich Kerusuhan Halloween Guncang  Jantung Keuangan Swiss, Massa Bakar Mobil dan Skuter Listrik di Zurich Doc: Istimewa
Ket. Peristiwa di Swiss berlangsung di tengah gelombang protes kaum muda di sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis. Para penggerak aksi di Swiss bahkan merujuk pada demonstrasi di negara-negara tersebut melalui seruan di media sosial.

ZURICH – Perayaan Halloween di Swiss berubah menjadi kerusuhan pada Sabtu hingga Minggu (1/11). Ratusan orang turun ke jalan di Zurich dan Basel. Aksi tersebut diwarnai pembakaran kendaraan, perusakan fasilitas umum, hingga serangan terhadap polisi.

Di Zurich, ratusan orang berkumpul di sekitar kawasan Langstrasse pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 22.30 waktu setempat. Sebagian mengenakan kostum Halloween, sementara lainnya menutupi wajah dengan topeng dan memakai kacamata pelindung.

Namun, kerumunan itu kemudian berubah menjadi aksi anarkistis. Sekitar pukul 23.00, massa bergerak menuju Helvetiaplatz. Di persimpangan Langstrasse dan Stauffacherstrasse, sejumlah orang menyeret tempat sampah ke tengah jalan lalu membakarnya.

Dilansir dari UkrMedia, polisi mengerahkan meriam air untuk membubarkan kerumunan. Massa kemudian terpecah menjadi beberapa kelompok dan melanjutkan aksi di sejumlah ruas jalan di distrik keempat Zurich.

Situasi semakin tidak terkendali. Sejumlah sepeda listrik, skuter listrik, dan tempat sampah dibakar. Sebuah mobil juga menjadi sasaran pembakaran di Zwinglistrasse. Sementara itu, jendela halte trem Stauffacher dan beberapa toko di sekitar Helvetiaplatz mengalami kerusakan.

Polisi Diserang Batu dan Kembang Api

Kerusuhan juga diwarnai serangan terhadap aparat keamanan. Menurut kepolisian setempat, sejumlah demonstran melemparkan batu, botol kaca, dan kembang api ke arah petugas.

Untuk mengendalikan situasi, polisi menggunakan meriam air, gas air mata, serta peluru karet. Petugas pemadam kebakaran profesional dari Dinas Penyelamatan Zurich turut dikerahkan untuk memadamkan sejumlah titik kebakaran.

Salah satu insiden paling berbahaya terjadi tak lama setelah tengah malam di Brauerstrasse. Saat itu, patroli polisi mendatangi lokasi setelah menerima laporan seorang remaja mengalami cedera kaki serius akibat kecelakaan.

Namun, petugas justru diserang sekelompok perusuh. Mobil patroli mereka juga dirusak sehingga polisi terpaksa mundur sementara. Kondisi tersebut membuat penanganan terhadap remaja yang terluka tertunda.

Situasi di Zurich mulai berangsur stabil sekitar pukul 01.30. Meski demikian, kepolisian belum dapat memastikan total kerugian akibat kerusuhan tersebut dan telah membuka penyelidikan.

Kelompok Kiri Radikal Diduga Serukan Aksi

Lembaga penyiaran publik Swiss, SRF, melaporkan kelompok-kelompok sayap kiri radikal menyerukan aksi protes tersebut. Sebelum kerusuhan terjadi, ajakan untuk turun ke jalan telah beredar melalui media sosial.

Seruan itu muncul di tengah gelombang protes kaum muda yang sebelumnya berlangsung di Prancis dan sejumlah negara Eropa lainnya.

Dalam aksi di Swiss, demonstran menggunakan slogan "Kami juga sudah muak" untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap situasi sosial dan politik. Namun, tuntutan spesifik di balik demonstrasi tersebut belum sepenuhnya jelas.

SRF mencatat hampir tidak ada poster atau spanduk yang menjelaskan tujuan aksi. Karena itu, kerusuhan tersebut bukan sekadar perayaan Halloween yang mendadak berubah menjadi kekerasan. Ajakan untuk menggelar protes sudah disebarkan sebelum malam 31 Oktober.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Kaum Muda Harus Unggul dala...
Megapolitan
Pecinta Alam Jakarta Ajak K...

Bangun Persaudaraan dalam Keberagaman

37 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Bangun Persaudaraan dalam K...

Warga Mengembangkan Warteg hingga ke luar Negeri

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Warga Mengembangkan Warteg ...
Luar Negeri
Empat Negara Quad Kompak Kr...
Luar Negeri
FBI Tuding Kelompok Korea U...
Rona
Sangat Perlu Regenerasi Par...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.