XLSmart Bawa Pengalaman Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke Forum W20 di Amerika Serikat
Sabtu, 31 Okt 2026, 19:55 WIB | Oleh: Haryo BronoPengalaman tersebut menunjukkan salah satu pendekatan untuk mengembangkan pembelajaran digital menjadi dukungan bagi pelaku usaha perempuan. Selain meningkatkan kemampuan mengelola usaha, pemanfaatan teknologi juga dapat membantu memperkuat daya saing dan memperluas jangkauan pasar.
XLSmart kemudian memperluas inisiatif pemberdayaan melalui kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan berbagai mitra, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Pengembangan aplikasi XLSmart Sisternet dan fitur DigiHer menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran digital. Sementara itu, program Female Future Leader diarahkan untuk mendukung peningkatan kompetensi dan kepemimpinan perempuan muda.
Melalui rangkaian program tersebut, perusahaan berupaya mendorong perempuan agar tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mengelola usaha, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja.
Konektivitas Perlu Diikuti Peningkatan Keterampilan
Perluasan akses internet menjadi salah satu faktor yang mendukung keterlibatan perempuan dalam ekonomi digital. Konektivitas memungkinkan masyarakat di berbagai wilayah mengakses informasi, pendidikan, layanan digital, serta pasar yang sebelumnya sulit dijangkau.
Namun, ketersediaan jaringan belum cukup untuk memastikan teknologi memberikan manfaat ekonomi. Kemampuan menggunakan layanan digital, memahami peluang usaha, dan mengembangkan keterampilan juga diperlukan agar akses tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif.
XLSmart berupaya menghubungkan pengembangan jaringan telekomunikasi dengan program pemberdayaan masyarakat melalui XLSmart Sisternet. Pendekatan ini diarahkan untuk memperluas kesempatan perempuan dalam mengakses pengetahuan dan memanfaatkan teknologi bagi kegiatan ekonomi.
Merza mengatakan, konektivitas perlu disertai peningkatan keterampilan dan pendampingan agar perempuan dapat mengambil manfaat lebih besar dari perkembangan teknologi.
“Konektivitas membuka pintu kesempatan, tetapi keterampilan dan pendampingan yang menentukan sejauh mana kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan. Karena itu, pengembangan infrastruktur digital perlu berjalan bersama pemberdayaan masyarakat. Kami berharap semakin banyak perempuan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi dan membangun masa depan yang lebih baik melalui teknologi,” ujarnya.
Partisipasi XLSmart dalam W20 USA 2026 memperlihatkan keterlibatan sektor swasta dalam pembahasan pemberdayaan perempuan di tingkat internasional. Melalui pertukaran pengalaman dan jejaring lintas negara, perusahaan berharap berbagai pendekatan yang telah dijalankan di Indonesia dapat menjadi bagian dari pembelajaran bersama.
Upaya tersebut sekaligus menempatkan konektivitas, keterampilan digital, dan kesempatan ekonomi sebagai tiga aspek yang saling berkaitan dalam mendorong pemberdayaan perempuan. Dengan dukungan berbagai pihak, perempuan diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi digital.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!