Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guguran Lava Pijar Gunung Karangetang Meluncur ke Sejumlah Kali

1 Sabtu, 31 Okt 2026, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guguran Lava Pijar Gunung Karangetang Meluncur ke Sejumlah Kali Guguran Lava Pijar Gunung Karangetang Meluncur ke Sejumlah Kali Doc: Antara
Ket. Pengamatan CCTV dari Kampung Hiung, guguran lava pijar dari puncak Gunung Karangetang di Pulau Siau Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

Manado - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) menyebutkan guguran lava pijar Gunung Karangetang di Pulau Siau Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara meluncur ke sejumlah kali atau sungai.

"Guguran lava pijar dari puncak kawah utara mengalir ke arah selatan sejauh kurang lebih 200-700 meter di pelana kawah utara dan selatan," kata personel Pos PGA Karangetang Nadhif Dhaifullah dalam laporan pengamatan Gunung Karangetang periode 30 Oktober 2026 yang dibagikan dalam grup percakapan "Info Gunung Api Sitaro" di Manado, Sabtu.

Dari arah tersebut, kemudian berbelok ke arah barat dan barat daya lebih kurang 300-400 meter dan selanjutnya mengalir ke arah barat daya dan barat sejauh sekitar 700-1.000 meter berpotensi ke arah Kali Hiung, Kali Sumpihi, Kali Kinali, Kali Pangi, dan Kali Kiawang.

Guguran lava yang mengalir ke arah barat laut teramati sejauh sekitar 500-700 meter berpotensi ke arah Kali Batuare, Kali Batukole, dan Kali Malrbuhe.

Pada malam hari, berdasarkan pengamatan CCTV, sinar api di puncak kawah utara dengan ketinggian sekitar 5-200 meter dan kawah selatan dengan ketinggian sekitar 5-150 meter.

Pada periode pengamatan tersebut, Pos PGA merekam gempa guguran 64 kali, gempa embusan 238 kali, gempa tremor non-harmonik 55 kali, gempa tremor harmonik 40 kali, gempa tornillo satu kali, gempa hybrid/fase banyak, gempa vulkanik dangkal tiga kali, serta gempa tektonik jauh delapan kali.

Kementerian ESDM masih menetapkan status Gunung Karangetang Level II (Waspada) dengan rekomendasi di antaranya, masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2.5 kilometer.

Masyarakat juga diharapkan mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang aliran air berhulu di puncak Gunung Karangetang meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Marukawa Jadi Mimpi Buruk P...
Luar Negeri
Peretasan Kripto, Bagaimana...
Luar Negeri
AS, Korea Selatan, dan Jepa...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.