- Home
-
- Luar Negeri
-
- Xi Jinping Bersih-Bersih B...
Xi Jinping Bersih-Bersih Besar-besaran, 33 Pejabat Partai Komunis Tiongkok Dipecat Sekaligus
Jumat, 30 Okt 2026, 16:21 WIBBEIJING â Gelombang pembersihan di tubuh Partai Komunis Tiongkok (PKT) semakin meluas di bawah kepemimpinan Xi Jinping. Sebanyak 33 anggota partai dipecat dalam satu rangkaian pertemuan politik tingkat tinggi, Jumat (30/10), jumlah yang disebut sebagai rekor dalam sejarah modern Tiongkok.
Besarnya skala pembersihan itu bahkan terlihat dari banyaknya kursi kosong dalam sidang pleno kelima Komite Sentral PKT yang berlangsung pekan ini.
Dari total 376 anggota penuh dan anggota pengganti Komite Sentral yang ditunjuk pada 2022, hanya 279 orang yang menghadiri pertemuan tersebut. Artinya, lebih dari seperempat anggota awal tidak lagi berada dalam forum kekuasaan tertinggi partai itu.
Menurut laporan The Guardian, jumlah kursi kosong tersebut merupakan yang tertinggi dalam sejarah modern Tiongkok.
Sejumlah pemecatan yang telah dikonfirmasi menyasar nama-nama besar. Di antaranya Zhang Youxia, mantan pejabat nomor dua dalam hierarki militer Tiongkok, serta Ma Xingrui, mantan sekretaris partai untuk wilayah Xinjiang.
Sementara itu, alasan ketidakhadiran sejumlah anggota lainnya belum dijelaskan secara resmi.
Peneliti senior Asia Society, Neil Thomas, menilai fenomena kursi kosong tersebut mencerminkan kuatnya agenda disiplin internal yang menjadi perhatian Xi.
"Semakin banyak kursi kosong menggarisbawahi fokus sidang pleno pada visi Xi tentang disiplin internal yang ketat," tulis Thomas dalam unggahannya di media sosial X.
Pembersihan Menjangkau Jantung Militer
Kampanye pemberantasan korupsi sebenarnya telah menjadi salah satu agenda utama Xi sejak mengambil alih kekuasaan pada 2012. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, operasi tersebut semakin agresif dan mulai menyasar pejabat-pejabat di lingkaran tertinggi pemerintahan maupun militer.
Pembersihan bahkan telah melumpuhkan tujuh anggota Komisi Militer Pusat, lembaga yang mengendalikan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).
Kini, lembaga tersebut hanya menyisakan dua anggota, yakni Xi Jinping sendiri dan Zhang Shengmin, kepala pemberantasan korupsi militer.
Zhang Shengmin justru mendapat promosi ke Politbiro PKT dalam sidang pleno pekan ini. Dengan demikian, ia menjadi satu-satunya figur militer yang tersisa dalam jajaran kepemimpinan senior partai tersebut.
Xi sebelumnya juga menunjukkan ketidaksabarannya terhadap praktik korupsi dan lemahnya disiplin di lingkungan partai.
Awal tahun ini, ia menyerukan perlunya mencabut "pohon-pohon yang sakit" di tubuh partai. Ia juga menyebut perjuangan melawan korupsi sebagai "perjalanan yang tak pernah berakhir".
Namun, intensitas pembersihan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai motif di balik kampanye antikorupsi Xi. Sejumlah pengamat menilai langkah itu tidak hanya berkaitan dengan pemberantasan korupsi, tetapi juga berpotensi menjadi instrumen untuk menyingkirkan rival politik dan menghukum pejabat yang dianggap tidak loyal.
Xi Bersiap Amankan Kekuasaan Empat Periode
Sidang pleno kelima kali ini juga menjadi bagian penting dari persiapan menuju Kongres Partai Komunis Tiongkok ke-21 yang diperkirakan berlangsung pada paruh kedua 2027.
Dalam kongres lima tahunan tersebut, susunan Komite Sentral dan Politbiro akan diperbarui. Xi diperkirakan berupaya mengamankan masa jabatan keempatnya sebagai pemimpin partai.
Jika terwujud, Xi akan menjadi pemimpin dengan masa kekuasaan terpanjang di Tiongkok Komunis sejak era Mao Zedong.
Namun, pembersihan yang begitu luas justru berpotensi menimbulkan persoalan tersendiri. Sejumlah analis menilai semakin banyaknya pejabat yang tersingkir membuat pilihan kandidat berpengalaman untuk mengisi posisi strategis dalam kepemimpinan partai menjadi semakin terbatas.
Di tengah persiapan pergantian kepemimpinan tahun depan, Xi kini menghadapi situasi ketika semakin banyak kursi kekuasaan yang kosong akibat kampanye disiplin yang ia kendalikan sendiri.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Studi IHDC: 68,5 Persen Siswa di SD Jakarta Mengalami Kesulitan Kognitif Harian
-
Warga Kasemen Serang Sahur di Tengah Kepungan Banjir
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Komnas Perempuan Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Penanganan Karhutla
-
Status Pintu Air Pasar Ikan Jakarta Naik Jadi Siaga 2
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.