Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belanja Online, Harbolnas Jadi Panggung Produk Lokal Unjuk Gigi

30 Jumat, 30 Okt 2026, 18:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belanja Online, Harbolnas Jadi Panggung Produk Lokal Unjuk Gigi Belanja Online, Harbolnas Jadi Panggung Produk Lokal Unjuk Gigi Doc: ANTARA/ Abdan Syakura.
Ket. Ilustrasi-Konsumen mengakses aplikasi belanja daring (lokapasar) di Cimahi, Jawa Barat.

JAKARTA – Pemasaran menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan ekonomi kreatif, terutama di tengah persaingan pasar yang semakin ketat dan perubahan perilaku konsumen yang kian dinamis.

Kreativitas dan kualitas produk saja tidak cukup untuk menjamin keberlanjutan usaha tanpa strategi pemasaran yang mampu menjangkau pasar lebih luas.

Karena itu, penguatan akses pasar, pemanfaatan platform digital, serta kolaborasi antarpelaku usaha menjadi kunci agar produk ekonomi kreatif tidak hanya dikenal, tetapi juga memiliki daya saing dan mampu memberikan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) memperkuat momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026 untuk meningkatkan peluang pemasaran produk ekonomi kreatif lokal melalui platform perdagangan digital.

“Bagi pelaku ekonomi kreatif, Harbolnas dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas sekaligus meningkatkan penjualan melalui kanal digital,” kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (30/10).

Riefky mengatakan sejumlah peluang yang dapat dikolaborasikan bersama idEA antara lain penguatan Harbolnas, pembahasan regulasi dan kebijakan, fasilitasi komunikasi dengan berbagai asosiasi, hingga kurasi bersama kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) binaan Kemenekraf dari 21 subsektor ekonomi kreatif.

Peluang kolaborasi tersebut didukung potensi pasar yang tercermin dari capaian Harbolnas 2025. Berdasarkan data yang dipaparkan idEA, nilai transaksi selama periode satu pekan mencapai Rp36,4 triliun.

Dari jumlah tersebut, transaksi produk lokal tercatat sebesar Rp16,6 triliun atau sekitar 45,6 persen. Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar domestik bagi produk dalam negeri

Ketua Umum idEA Budi Primawan mengatakan peluang kolaborasi dalam promosi produk kreatif dapat dijajaki melalui koordinasi dengan pelaku usaha yang dinilai sesuai untuk difasilitasi.

Menurut dia, pendekatan promosi perlu mempertimbangkan karakter dan strategi masing-masing pelaku usaha agar kolaborasi yang dijalankan dapat memberikan nilai tambah.

“Kami melihat peluang untuk berkolaborasi dalam promosi dengan mengidentifikasi pelaku usaha ekonomi kreatif yang potensial untuk difasilitasi. Pelaksanaannya tentu perlu menyesuaikan kebutuhan, karakter, dan keputusan masing-masing pelaku usaha. Pada prinsipnya, idEA ingin menghadirkan nilai tambah melalui kolaborasi yang tepat,” ujar Budi.

Harbolnas pertama kali digelar pada 12 Desember 2012 dengan melibatkan enam perusahaan e-commerce yang tergabung dalam idEA. Seiring perkembangannya, kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian, untuk memperluas partisipasi pelaku usaha dan mendorong transaksi belanja daring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Babak Belur, Setahun...
Ekonomi
Nabire Bersiap Jadi Kampung...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.