Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rosan Dorong UMKM Naik Kelas, Jumlah Harus Berkurang

30 Kamis, 29 Okt 2026, 23:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rosan Dorong UMKM Naik Kelas, Jumlah Harus Berkurang Rosan Dorong UMKM Naik Kelas, Jumlah Harus Berkurang Doc: Koran Jakarta/ M Ismail
Ket. Ilustrasi-Diah (kanan), pemilik merek UMKM 'Ben Tjok Pulo' menjelaskan produk-produknya ke konsumen saat Bazar Jakarta Entrepreneur Kecamatan Pancoran di L'Avenue, Jakarta.

JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM Rosan Roeslani berharap jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia berkurang seiring dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang naik kelas menjadi usaha menengah dan besar.

Rosan yang juga menjabat CEO Badan Pengelola Investasi Danantara itu mengatakan pemerintah tidak seharusnya hanya berbangga dengan besarnya jumlah UMKM, tetapi juga perlu mendorong peningkatan skala usaha agar semakin banyak pelaku usaha berkembang.

“Saya penginnya UMKM di Indonesia itu makin berkurang. Makin sedikit. Karena kalau jadi UMKM terus, kapan naik kelasnya?” kata Rosan dalam Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Kamis (29/10).

Ia mencontohkan, apabila saat ini terdapat sekitar 60 juta UMKM, jumlah tersebut diharapkan dapat berkurang menjadi 50 juta pada tahun berikutnya dan 40 juta pada tahun selanjutnya, seiring dengan semakin banyaknya usaha yang berkembang menjadi usaha menengah dan besar.

Menurut Rosan, peningkatan skala usaha tersebut sejalan dengan upaya memperkuat daya saing pelaku usaha nasional agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok global.

Ia juga menekankan pentingnya peran pengusaha besar dalam membantu UMKM berkembang, terutama melalui pendampingan dan kemitraan dengan pelaku usaha di berbagai daerah.

Rosan mengatakan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga menjalankan program kemitraan dengan UMKM di daerah. Tercatat sekitar 1.000 UMKM telah mengikuti program tersebut dengan nilai kemitraan sekitar Rp20 triliun.

Ia berharap kemitraan antara usaha besar dan UMKM dapat memperluas kesempatan usaha serta mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha di daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 65,5 juta unit usaha dan berkontribusi 61,9 persen terhadap PDB. UMKM juga menyerap 119 juta lebih tenaga kerja atau sekitar 97 persen dari total tenaga kerja nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Perlinsos Menuntut Rakyat Mengenali Situs agar Tak Tertipu

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perlinsos Menuntut Rakyat M...

WFP Laporkan Angka Kelaparan di Haiti Meningkat

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
WFP Laporkan Angka Kelapara...

Bank BJB Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37,3 Persen

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Bank BJB Catat Pertumbuhan ...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.