Kemenag Gaungkan Toleransi Lewat Belasan Agenda, dari Nikah Akbar hingga Bakti Lintas Iman

Selasa, 27 Okt 2026, 00:02 WIB

Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan belasan agenda dalam rangkaian The Wonder of Harmony 2026 yang berlangsung sepanjang November hingga Desember untuk memperingati Hari Toleransi.

Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, berbagai kegiatan itu dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.

“Satu pesan yang kuat bahwa toleransi, kerukunan, perdamaian itu merupakan modal yang sangat penting dalam kekayaan kita untuk terus mewujudkan pembangunan masyarakat,” ujar Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad di Jakarta, Senin (26/10).

Rangkaian kegiatan diawali dengan Dialog Kerukunan “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri” pada 2 November 2026 di Rumah Dinas Menteri Agama.

Forum ini direncanakan mempertemukan Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan 50 pimpinan organisasi kemasyarakatan keagamaan tingkat pusat untuk memperkuat sinergi pembinaan umat dan komitmen menjaga kerukunan.

Kemenag juga menjadwalkan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) di Banten. Program ini melibatkan organisasi pemuda dan mahasiswa untuk membekali generasi muda dengan pemahaman tentang relasi sehat, kesiapan perkawinan, pengambilan keputusan, serta pencegahan perkawinan anak.

Selanjutnya, pada 3–5 November 2026, Ditjen Bimas Islam menggelar Capacity Building RECONNECT di Depok dan Bogor. Kegiatan ini memperkuat kapasitas penyuluh agama dalam mendampingi proses reintegrasi sosial.

Di bidang ekonomi umat, Kemenag akan berpartisipasi dalam Halal Expo 2026 pada 18–20 November di FISIP Universitas Indonesia, Depok.

Kemenag juga melanjutkan program Nikah Akbar di sejumlah daerah. Setelah kegiatan di Semarang pada 21 Oktober, agenda berikutnya dijadwalkan di Ambon pada 31 Oktober, Medan pada 26 November, Deli Serdang pada 27 November, serta Surakarta pada 5 Desember 2026.

Untuk memperluas keterlibatan masyarakat, Kemenag juga menyiapkan Harmony Fun Walk di Yogyakarta pada 15 November, Surabaya pada 29 November, dan Jakarta pada 6 Desember 2026.

Rangkaian lainnya meliputi Ngaji Budaya dan Tradisi Islam di Nusantara di Jakarta dan Semarang, serta Harmony Family Talks yang mempertemukan penghulu, penyuluh agama, akademisi, dan organisasi profesi membahas tantangan keluarga dari perspektif agama, psikologi, dan pelayanan publik.

Ket. Foto: Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad memimpin Konferensi Pers The Wonderful of Harmony di Jakarta, Senin (26/10). — Sumber: Antara

Memasuki Desember, Kemenag akan menggelar Bakti Lintas Iman “Saling Merawat, Saling Menghormati” di berbagai daerah. Melalui kegiatan ini, penyuluh lintas agama dan komunitas keagamaan diajak mengunjungi rumah ibadah, merawat lingkungan, mengelola sampah, serta meningkatkan aksesibilitas fasilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Kegiatan lintas iman juga diperkuat melalui Cultural Talks “Merawat Tradisi, Menghidupkan Seni Kitab Suci”. Forum ini mempertemukan pengelola tradisi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani), dan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) untuk berbagi pengalaman dalam pembinaan seni dan tradisi keagamaan.

Pada sektor dakwah, Kemenag menyiapkan Dai Muda Penyeru Cinta, yakni pembibitan 100 calon dai dan daiyah muda melalui pelatihan, magang di pesantren, dan pengabdian masyarakat selama 30 hari.

Kemenag juga menghadirkan RISE (Ruang Inklusif dan Setara), program penguatan dakwah inklusif dan konseling keluarga bersama Asosiasi Tuli Muslim Indonesia. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan pendampingan bagi penyandang disabilitas.

Kemudian menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Ditjen Bimas Islam turut menyiapkan Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah.

  • Hari Toleransi

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.