Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Transportasi Publik Jakarta Makin Terhubung, Kapasitas LRT Harus Ditambah

26 Senin, 26 Okt 2026, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transportasi Publik Jakarta Makin Terhubung, Kapasitas LRT Harus Ditambah Transportasi Publik Jakarta Makin Terhubung, Kapasitas LRT Harus Ditambah Doc: Beritajakarta
Ket. Gerbong LRT Jakarta diminta agar ditambah untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang seiring dengan pengembangan jaringan transportasi publik di ibu kota.

JAKARTA - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina mengapresiasi peningkatan konektivitas transportasi publik di Jakarta. Menurutnya, integrasi antarmoda perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Kalau jamnya untuk sekarang sih sudah oke. Maksudnya, terutama ketepatan waktu sudah oke," ujar Wa Ode, Senin (26/10).

Meski demikian, Wa Ode menilai, peningkatan kapasitas angkut dan konektivitas antarmoda tetap perlu menjadi perhatian agar layanan transportasi publik mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Secara khusus, ia mendorong penambahan jumlah gerbong LRT Jakarta untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang seiring dengan pengembangan jaringan transportasi publik di ibu kota.

"Kalau bisa, gerbongnya ditambah. Sekarang baru dua, kalau bisa tiga," katanya.

Selain meningkatkan kapasitas angkut, Wa Ode menekankan pentingnya memperkuat konektivitas LRT dengan moda transportasi lain, termasuk angkutan pengumpan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat berpindah dari satu moda ke moda lainnya dengan lebih mudah dan nyaman.

Ia berharap, penguatan integrasi dan peningkatan kapasitas transportasi publik dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk menggunakan angkutan umum dalam aktivitas sehari-hari.

"Supaya makin banyak orang yang terbawa masuk ke transportasi umum," tandasnya.

Transportasi publik Jakarta menempati peringkat ke-15 dunia, kedua di Asia Tenggara, dan ketujuh di Asia berdasarkan survei Time Out 2026. Sebanyak 79,2 persen responden memberikan penilaian positif terhadap layanan transportasi publik di ibu kota.

Capaian tersebut didukung integrasi berbagai moda transportasi, mulai dari MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, hingga Mikrotrans. Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memperluas konektivitas hingga wilayah penyangga untuk memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi kemacetan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.