Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub Tetapkan Pelabuhan Tanjung Perak Jadi Lokasi Pertama Uji Coba Penertiban ODOL

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 15:07 WIB | Oleh:
Kemenhub Tetapkan Pelabuhan Tanjung Perak Jadi Lokasi Pertama Uji Coba Penertiban ODOL Doc: RRI/Afriani Respati
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi

JAKARTA - Kementerian Perhubungan menetapkan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, sebagai lokasi pertama uji coba penertiban kendaraan over dimension over loading (ODOL). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keselamatan transportasi sekaligus mendukung penerapan kebijakan nasional Zero ODOL pada 2027.

Pelabuhan Tanjung Perak telah dilengkapi fasilitas pendukung untuk mengawasi kendaraan ODOL selama pelaksanaan uji coba penertiban. Sarana tersebut mencakup jembatan timbang dengan kapasitas hingga 80 ton serta portal pembatas tinggi kendaraan setinggi 4,2 meter.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menekankan bahwa upaya penertiban kendaraan ODOL harus mencakup seluruh jalur transportasi, termasuk pelabuhan. Pengawasan di pelabuhan dinilai penting untuk memastikan kendaraan pengangkut barang memenuhi ketentuan sebelum melanjutkan distribusi melalui jalur darat.

“Pengawasan juga harus diperkuat di pelabuhan karena setiap barang yang diangkut melalui jalur laut pada akhirnya akan didistribusikan melalui jalur darat. Dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akan menjadi pelabuhan uji coba pertama penertiban kendaraan ODOL,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, di Jakarta, Senin (12/10).

Untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, pemerintah sebelumnya telah membentuk tim kerja penerapan Zero ODOL. Tim ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, operator kapal, asosiasi, akademisi, komunitas, hingga media massa.

Pembentukan tim kerja tersebut bertujuan memperkuat integrasi sistem, komitmen, kolaborasi, pengawasan, serta sosialisasi strategi komunikasi. Menhub Dudy menegaskan keberhasilan penertiban membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara konsisten.

“Penanganan ODOL merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Melalui sinergi seluruh stakeholder, kami ingin memastikan upaya menuju zero ODOL berjalan secara konsisten mulai dari penguatan sistem dan pengawasan,” kata Menhub Dudy.

Menurut Dudy, kendaraan ODOL berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, memicu kemacetan lalu lintas, serta merusak infrastruktur jalan. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan bersama-sama mendukung penertiban kendaraan ODOL demi meningkatkan keselamatan transportasi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

OJK Perketat Transparansi Pinjaman Online

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK Perketat Transparansi P...
Nasional
436 Prajurit TNI AU Resmi j...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.