Kunci Kemajuan Sepak Bola Indonesia, Shin Tae-yong Beri Resep untuk Fokus pada Pembinaan Usia Dini!
Minggu, 25 Okt 2026, 17:39 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
KABUPATEN BEKASI - Mantan pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong menekankan pentingnya sistem pembinaan berkelanjutan dan peningkatan kualitas pelatih usia dini untuk mengembangkan potensi pesepak bola muda Indonesia.
"Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan sepak bola. Namun, potensi tersebut perlu ditopang sistem pembinaan yang baik dan peningkatan kualitas pelatih usia dini," kata Shin di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/10).
Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pembukaan turnamen Blispi Youth Cup V 2026 yang memperebutkan Piala Ketua DPD RI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
Menurut Shin, turnamen sepak bola usia muda seperti Blispi Youth Cup memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sepak bola nasional.
"Saya melihat potensi yang sangat besar. Indonesia tidak pernah kekurangan bakat. Jika sistem seperti ini dapat dibentuk dengan baik, saya memiliki keyakinan bahwa sepak bola Indonesia dapat berkembang pesat," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan keberadaan pemain muda berbakat harus didukung pelatih yang mampu memberikan pendampingan secara tepat dan terukur untuk membangun fondasi sepak bola yang kuat.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan para mantan pemain nasional dalam pembinaan pesepak bola usia dini.
"Kita bisa lihat di sini hari ini ada banyak legenda sepak bola Indonesia yang hadir. Jika para legenda sepak bola ini bisa banyak mendidik dan membina para pemain muda, sebenarnya fondasi kita akan menjadi lebih kokoh," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Shin menilai pembinaan pemain muda masih memerlukan upaya lebih besar agar perkembangan sepak bola Indonesia dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Ia juga mengapresiasi dukungan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin terhadap pengembangan sepak bola usia muda.
"Dukungan Ketua DPD Pak Sultan diperlukan untuk mengembangkan sepak bola di Indonesia. Kami sudah lama menikmati bola dan kami juga sudah lama mengenal bola. Kami juga sudah berdiskusi dengan baik," ujarnya.
Shin menyatakan kesediaannya membantu pengembangan talenta muda melalui program pendampingan dan pembinaan, termasuk memfasilitasi kesempatan berlatih di Korea Selatan bagi 18 pemain terbaik dari turnamen tersebut.
Blispi Youth Cup V 2026 yang digagas Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (Blispi) berlangsung pada 25–28 Oktober 2026.
Turnamen tersebut diikuti 2.150 pesepak bola muda dari 74 tim yang bersaing dalam kelompok usia U-10, U-12, U-14, dan U-16.
Kehadiran Shin yang disebut sebagai pelatih Persija Jakarta dalam penyelenggaraan turnamen itu diharapkan dapat memotivasi peserta sekaligus meningkatkan perhatian terhadap pentingnya pembinaan sepak bola sejak usia dini. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!