Rupiah Masih Rentan Melemah - 22 Oktober 2026

Kamis, 22 Okt 2026, 07:33 WIB

JAKARTA – Nilai tukar rupiah masih rentan melemah di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan sinyal hawkish dari bank sentral Amerika Seri­kat (AS) yang mengindikasikan suku bunga The Fed berpo­tensi bertahan tinggi lebih lama.

Kombinasi kedua faktor tersebut dapat mendorong investor beralih ke aset berde­nominasi dolar AS, meningkatkan tekanan arus modal ke­luar, dan memperlemah rupiah.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi melihat rupiah masih dibayangi sentimen terkait dampak konflik di Timur Tengah yang melanda harga minyak serta ekspektasi inflasi AS yang memperkuat ekspektasi The Fed kembali menaik­kan suku bunga sebelum akhir 2026.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam per­dagangan di pasar uang antarbank, Kamis (22/10), bergerak di kisaran 18.020-18.070 rupiah per dollar AS dengan kecen­derungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Rabu (21/10), bergerak melemah 30 poin atau 0,17 persen dari sehari sebelumnya menjadi 18.022 rupiah per dollar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa me­ngatakan pergerakan rupiah masih dibayangi ketidakpas­tian terkait rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia yang berpotensi memicu arus keluar modal asing.

“Kondi­si ini menjadi perhatian karena dapat menambah tekanan terhadap rupiah di tengah upaya menjaga stabilitas pasar keuangan,” ucapnya di Jakarta.

Selain itu, keputusan Bank Indonesia untuk memperta­hankan BI-Rate di level 5,75 persen, menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5,00 persen, serta mempertahan­kan Lending Facility di 6,50 persen dinilai sebagai upaya mengoptimalkan instrumen lain untuk meredam tekanan terhadap nilai tukar.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.