KMP Batu Mandi Terbakar, Polda Banten Buka Posko Kehilangan
📅 Rabu, 21 Okt 2026, 00:03 WIB | Oleh: Tim PenulisCilegon – Kepolisian Daerah (Polda) Banten membuka posko pelayanan di Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, untuk membantu penumpang KMP Batu Mandi yang kehilangan barang berharga atau dokumen akibat kebakaran kapal di perairan Merak, Selasa (20/10).
Kepala Bidang Humas Polda Banten Komisaris Besar Polisi Maruli Ahiles Hutapea mengatakan posko tersebut disiapkan untuk membantu penumpang mendapatkan surat keterangan kehilangan sebagai persyaratan pengurusan dokumen lebih lanjut.
“Kami dari Polda Banten turut prihatin atas musibah yang dialami para penumpang. Untuk membantu penumpang yang kehilangan barang-barang berharga atau membutuhkan surat keterangan kehilangan, kami sudah menyiapkan posko pelayanan di Dermaga 6,” kata Maruli di Cilegon, Selasa.
Berdasarkan data manifes, kapal penyeberangan rute Bakauheni–Merak itu mengangkut 420 penumpang, terdiri atas 393 penumpang di dalam kendaraan dan 27 penumpang pejalan kaki, serta membawa 89 unit kendaraan.
Kebakaran terjadi ketika kapal berada sekitar 700 meter sebelum bersandar di Dermaga 6 Pelabuhan Merak. Insiden tersebut dilaporkan terjadi di perairan belakang Pulau Kecil Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Tim gabungan dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur pencarian dan pertolongan (SAR) dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang dan kru kapal.
“Petugas gabungan bergerak cepat menuju lokasi insiden sesaat setelah menerima laporan,” ujar Maruli.
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi. PT ASDP Indonesia Ferry mengonfirmasi tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Adapun penumpang yang mengalami luka-luka dibawa ke Puskesmas Merak dan Rumah Sakit Krakatau Medika untuk mendapatkan perawatan.
Untuk membantu penumpang melanjutkan perjalanan, PT ASDP Indonesia Ferry juga memfasilitasi bus menuju daerah tujuan, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Maruli mengatakan personel kepolisian disiagakan di posko pelayanan hingga malam hari untuk memastikan kebutuhan administrasi para penumpang terdampak dapat terpenuhi.
"Polda Banten menyiagakan personel di posko pelayanan hingga malam hari untuk memastikan seluruh kebutuhan administrasi penumpang terdampak dapat terlayani dengan baik," katanya.
Sementara itu, kepolisian masih berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan terkait kondisi kendaraan di geladak kapal dan klaim asuransi. Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan, dengan menunggu hasil pemeriksaan tim ahli di lapangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!