Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangani Sampah, Pemkab Bangka Gandeng Pengurus Tempat Ibadah

8 Minggu, 18 Okt 2026, 14:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangani Sampah, Pemkab Bangka Gandeng Pengurus Tempat Ibadah Tangani Sampah, Pemkab Bangka Gandeng Pengurus Tempat Ibadah Doc: ANTARA
Ket. Bupati Bangka Fery Insani didampingi Kepala DLH Bangka, Boy Yandra mencoba alat pengepres botol plastik, di Sungailiat, Minggu (18/10/2026).

SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggandeng pengurus tempat ibadah untuk penanganan sampah di daerah itu.

"Penanganan sampah dengan melibatkan pengurus tempat ibadah seperti masjid, gereja, dan tempat lain, dianggap lebih efektif," kata Bupati Bangka Fery Insani di Sungailiat, Minggu (18/10), saat meluncurkan Gerakan Memilah Pintar dan Mengelola Sampah atau Gempita Mas.

Fery Insani mencontohkan pengumpulan sampah non-organik oleh pengurus Masjid Al Husna Kampung Jawa, Sungailiat, memberikan dampak besar. Selain berhasil mengurangi sampah di lingkungan itu, juga membentuk gerakan sosial.

"Hasil penjualan sampah non-organik oleh pengurus Masjid Al Husna disedekahkan kembali ke warga kurang mampu di sekitar masjid itu," kata dia.

Ia mengatakan gerakan pemilahan sampah dari tempat ibadah hendaknya dapat memotivasi bagi masyarakat umum yang lain, karena diakui sebagian masyarakat masih perlu ditanamkan kesadaran mengelola sampah.

"Saya menyesalkan masih ada sebagian masyarakat kota yang membuang sampah sembarangan, padahal kami sudah menyediakan tempat pembuangan sampah sementara," ucap Fery Insani.

Fery Insani menilai penanganan sampah dari sumbernya harus benar-benar menjadi perhatian serius, karena jika tidak dilakukan dari sekarang, ke depan penanganan sampah akan menjadi persoalan seiring dengan jumlah penduduk yang bertambah.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Boy Yandra mengatakan Program Gempita Mas dirancang untuk menyadarkan masyarakat bahwa pengelolaan sampah yang tempat dapat membantu pendapat keluarga.

"Sampah non-organik seperti botol plastik, aluminium, besi, dan jenis non-organik yang lain, dapat dijual langsung ke Bank Sampah atau dapat disedekahkan ke Masjid Al Husna," kata Boy Yandra.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, akan kembali diluncurkan gerakan yang sama di masjid lain di Sungailiat. Penanganan dan pengolahan sampah terus digencarkan karena pemerintah pusat menetapkan target penanganan sampah hingga 30 persen dari jumlah penduduk di suatu daerah.

"Kami terus menggencarkan pengurangan sampah yang saat ini baru mencapai 11 persen dari target yang ditetapkan atau rata-rata per hari sampah yang dibuang ke TPA sudah turun dari 60 ton per hari menjadi 58 ton per hari," kata Boy Yandra.

Ia optimistis volume sampah mampu diminimalisir dengan cara membangun kesadaran masyarakat memilah sampah dari sumbernya.

"Sampah non-organik memiliki nilai ekonomi, begitu pula sampah organik dapat diolah menjadi pupuk organik yang bagus untuk pertanian," kata Boy Yandra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.