Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Delapan Negara Bagian AS Gugat ChatGPT Dianggap Picu Perilaku Berbahaya

6 Jumat, 16 Okt 2026, 04:05 WIB | Oleh:

OpenAI Klaim Telah Memperkuat Pengamanan

Menanggapi gugatan tersebut, OpenAI menyatakan telah menerapkan perlindungan khusus berdasarkan usia pengguna, termasuk pengamanan yang dirancang untuk mengurangi risiko bagi anak-anak dan remaja.

Juru bicara OpenAI, Drew Pusateri, mengatakan perusahaan terus bekerja sama dengan para ahli untuk memperkuat sistem perlindungan, termasuk melalui kontrol orang tua, pengingat untuk beristirahat, serta pengamanan model yang disesuaikan dengan usia pengguna.

“Meskipun tidak ada sistem yang sempurna, kami akan terus bekerja sama dengan para ahli untuk memberikan informasi bagi pekerjaan kami dan membangun pengamanan tambahan,” kata Pusateri.

Ia menambahkan, OpenAI ingin mendorong kebijakan AI yang praktis dan berlaku bagi seluruh industri, bukan hanya satu perusahaan.

Deretan Gugatan Lain Membayangi OpenAI

Selain gugatan dari delapan negara bagian tersebut, OpenAI juga menghadapi berbagai tuntutan hukum dari individu dan keluarga korban yang menilai ChatGPT memiliki keterkaitan dengan tindakan kekerasan.

Pada September 2026, Provinsi British Columbia, Kanada, menggugat OpenAI terkait penembakan di Tumbler Ridge yang menewaskan delapan orang, termasuk ibu dan saudara tiri pelaku, sebelum pelaku mengakhiri hidupnya sendiri.

Gugatan itu menuduh perusahaan gagal memberi tahu pihak berwenang mengenai interaksi pengguna yang dinilai mengkhawatirkan. Keluarga korban juga mengajukan puluhan gugatan dengan klaim bahwa ChatGPT berperan dalam tragedi tersebut.

OpenAI menyatakan akun yang dikaitkan dengan pelaku telah ditandai karena penyalahgunaan dan kemudian dinonaktifkan. Namun, perusahaan mengaku tidak meneruskan informasi tersebut kepada polisi karena aktivitas yang terdeteksi saat itu dinilai belum memenuhi ambang batas untuk dilaporkan sebagai ancaman kekerasan yang kredibel dan segera terjadi.

Di sisi lain, gugatan terpisah yang diajukan seorang ibu di California menyoroti persoalan privasi anak. Ia menuduh OpenAI mengambil keuntungan dari informasi pribadi yang dibagikan anak di bawah umur melalui ChatGPT.

Berbagai perkara tersebut memperluas perdebatan mengenai tanggung jawab perusahaan teknologi terhadap dampak produk AI. Persoalannya bukan hanya bagaimana chatbot menjawab pertanyaan, tetapi juga bagaimana perusahaan mengidentifikasi ancaman, melindungi pengguna rentan, menjaga privasi, dan menentukan kapan informasi mengenai potensi kekerasan harus diteruskan kepada pihak berwenang.

Rangkaian gugatan ini pun menjadi ujian bagi industri AI dalam menyeimbangkan inovasi teknologi dengan keselamatan pengguna dan kewajiban hukum perusahaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Luar Negeri
Aksi Demonstrasi Buruh dan ...

Ketua Umum PWI Kunjungi Kapolda Sulawesi Utara

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Ketua Umum PWI Kunjungi Kap...

Distribusi Bantuan Air Bersih untuk Warga Jakarta

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Distribusi Bantuan Air Bers...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.