Telkom University Intensif Koordinasi dengan Keluarga dan Polisi Cari Maisha Aurelia
Selasa, 13 Okt 2026, 17:30 WIBJAKARTA - Telkom University terus menjalin koordinasi dengan keluarga dan mendukung komunikasi dengan pihak berwenang dalam upaya pencarian mahasiswi Maisha Aurelia Rafif (18), yang belum diketahui keberadaannya sejak 6 Oktober 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung tindak lanjut laporan kehilangan yang telah disampaikan keluarga kepada Polsek Regol.
Maisha merupakan mahasiswi Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Telkom University. Sejak keberadaannya tidak diketahui dan dirinya belum dapat dihubungi, pihak kampus menyatakan terus berkomunikasi dengan keluarga untuk mengikuti perkembangan situasi.
Berdasarkan informasi terbaru dari keluarga, laporan orang hilang telah disampaikan kepada Polsek Regol sebagai langkah untuk meminta bantuan kepolisian. Pelaporan tersebut diharapkan dapat mendukung proses pencarian sekaligus membantu aparat menindaklanjuti informasi yang berkaitan dengan keberadaan Maisha.
Telkom University menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan keluarga dan pihak berwenang. Universitas juga terus mengikuti perkembangan informasi yang tersedia agar koordinasi dalam penanganan kasus kehilangan tersebut dapat berjalan sesuai kebutuhan.
Selain berkoordinasi dengan keluarga, kampus mengajak sivitas akademika dan masyarakat yang memiliki informasi relevan untuk turut membantu pencarian. Informasi mengenai keberadaan Maisha dapat disampaikan kepada keluarga atau aparat kepolisian agar dapat ditindaklanjuti melalui jalur yang tepat.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi mengenai kehilangan Maisha tanpa mengabaikan proses penanganan oleh pihak berwenang. Telkom University berharap masyarakat yang mengetahui informasi relevan dapat berkontribusi dengan menyampaikannya secara langsung kepada pihak yang menangani pencarian.
Di tengah proses tersebut, universitas turut mengingatkan pentingnya menjaga ketepatan informasi yang beredar di masyarakat. Sivitas akademika dan masyarakat diminta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi maupun spekulasi yang dapat menimbulkan keresahan.
Imbauan tersebut juga berkaitan dengan perlunya menjaga privasi keluarga selama menghadapi situasi yang belum mendapatkan kepastian. Informasi mengenai Maisha diharapkan disampaikan secara bertanggung jawab agar perhatian masyarakat tetap tertuju pada dukungan terhadap proses pencarian.
Telkom University menyampaikan keprihatinan atas situasi yang dialami keluarga Maisha. Pihak kampus berharap koordinasi antara keluarga dan aparat kepolisian dapat membantu proses pencarian berjalan lancar sehingga keberadaan mahasiswi tersebut segera diketahui.
Universitas menegaskan akan terus mendukung komunikasi bersama keluarga dan pihak berwenang sesuai perkembangan informasi yang tersedia. Hingga keterangan tersebut disampaikan, keberadaan Maisha Aurelia Rafif masih belum diketahui.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan dan partisipasi masyarakat, Telkom University berharap informasi yang relevan dapat segera diperoleh untuk membantu pencarian. Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Maisha diimbau menyampaikannya kepada keluarga atau Polsek Regol, serta menghindari penyebaran kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
- Orang Hilang
- Mahasiswi
- Penyelidikan
- pencarian orang hilang
- Telkom University
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
AS-Tiongkok Sepakati Saluran Komunikasi untuk Hadapi Risiko AI
-
PTE Asia 2026 menghadirkan InJourney Bahas Transformasi Bandara Indonesia
-
Langgar Hak PMI, Kementerian P2MI Bekukan Operasi PJTKI Nakal Selama 3 Bulan
-
Obsesi Argentina di Pedesaan Ceko: Rumah Penuh Hiasan Gambar Messi, Maradona, dan Warna Albiceleste
-
Diduga Luka Lama, Zack Snyder Posting Kesuksesan Wonder Woman saat Supergirl Terpuruk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.