Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Tahun Mangkrak Dijejali Sedimentasi, Pemkab Bekasi Keruk 16 KM Kali CBL Pakai Puluhan Alat Berat

2 Selasa, 13 Okt 2026, 17:42 WIB | Oleh:
Puluhan Tahun Mangkrak Dijejali Sedimentasi, Pemkab Bekasi Keruk 16 KM Kali CBL Pakai Puluhan Alat Berat Puluhan Tahun Mangkrak Dijejali Sedimentasi, Pemkab Bekasi Keruk 16 KM Kali CBL Pakai Puluhan Alat Berat Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau progres pekerjaan normalisasi Kali CBL di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Selasa (13/10/2026).

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengebut proyek normalisasi aliran Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) sepanjang 16 kilometer sebagai langkah strategis meminimalisasi risiko banjir jelang puncak musim penghujan. 

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan normalisasi Kali CBL menjadi langkah penting untuk memperlancar aliran air, terutama menghadapi musim hujan guna menekan risiko banjir khususnya di wilayah utara seperti Kecamatan Sukawangi, Tambun Utara hingga Cibitung.

"Pekerjaan normalisasi terus kita kebut. Kemarin saya sudah meninjau Bendung Kedung Gede (BKG) di Kecamatan Pebayuran, sekarang Kali CBL di Tambun Utara. Semoga hasilnya optimal dan mampu meminimalisir dampak banjir," katanya di Cikarang, Selasa (13/10).

Dia mengatakan pengerjaan normalisasi dilakukan secara maraton dengan terlebih dahulu melaksanakan penertiban bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran sungai sebagai pendukung kelancaran normalisasi sekaligus mengembalikan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) seperti sedia kala.

Normalisasi Kali CBL dilakukan sepanjang 16 kilometer lebih dengan rincian tujuh kilometer mengalir dari Tambun Utara hingga Kali Bekasi menuju muara atau pesisir pantai serta sembilan kilometer lebih yang membentang dari Cikarang Barat hingga Tambun Utara.

"Pemerintah Kabupaten Bekasi terus bekerja. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi banjir saat musim penghujan," katanya.

Dirinya menegaskan pemantauan terhadap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur, termasuk realisasi fisik dan penyerapan anggaran terus dilakukan guna memastikan pelaksanaan pengerjaan berjalan tepat waktu serta sesuai spesifikasi yang tertuang dalam dokumen kontrak kerja.

Asep Surya Atmaja menargetkan penyerapan anggaran pada Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi bisa mencapai 97 persen, dengan pelaksanaan pembangunan diupayakan semaksimal mungkin hingga mendekati 100 persen.

"Dalam dua bulan ke depan, pekerjaan infrastruktur akan terus kita kebut. Saya akan kembali turun ke lapangan untuk melihat sejauh mana progres pekerjaan. Target kami minimal 97 persen anggaran pembangunan infrastruktur fisik terserap," katanya.

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Denny Rusnandi menjelaskan normalisasi Kali CBL dilaksanakan melalui dua paket pekerjaan utama yakni segmen Desa Kalijaya di Kecamatan Cikarang Barat hingga Jembatan Pulo Puter di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara.

Pada segmen ini, pekerjaan berlangsung sejak 1 September dengan target tuntas pada 29 Desember mendatang. Saat ini progres pekerjaan menggunakan total 11 alat berat itu sudah menjangkau sepanjang 950 meter.

"Segmen kedua mulai dari Jembatan Pulo Puter di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara menuju Desa Sukamekar di Kecamatan Sukawangi. Pekerjaan ini dimulai sejak 31 Agustus hingga 28 Oktober 2026 dengan progres terkini sudah menjangkau 2,45 kilometer didukung 10 unit ekskavator," katanya.

Denny menjelaskan Kali CBL terpantau mengalami tingkat sedimentasi cukup tinggi hingga menyebabkan pendangkalan serta penyempitan pada badan sungai. Kondisi ini menghambat aliran air dari sejumlah saluran yang bermuara ke sungai tersebut.

Normalisasi diperlukan untuk meningkatkan kapasitas aliran sekaligus mengurangi risiko banjir, terlebih Kali CBL belum pernah dinormalisasi sejak dibangun. Akibatnya, sedimentasi terus menumpuk dan berpotensi menghambat aliran air, terutama ketika debit meningkat pada musim hujan.

"Melalui normalisasi Kali CBL diharapkan kapasitas sungai makin optimal, aliran air lebih lancar dan potensi banjir yang selama ini mengancam permukiman warga dapat ditekan, khususnya saat intensitas hujan meningkat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.