Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Melalui Program Kesehatan dan Pengembangan Kompetensi, Bandara Soetta Perkuat Kontribusi bagi Masyarakat

1 Kamis, 08 Okt 2026, 12:45 WIB | Oleh:
Melalui Program Kesehatan dan Pengembangan Kompetensi, Bandara Soetta Perkuat Kontribusi bagi Masyarakat Melalui Program Kesehatan dan Pengembangan Kompetensi, Bandara Soetta Perkuat Kontribusi bagi Masyarakat Doc: Dok. Istimewa

TANGERANG – Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat sekitar melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), baik dalam bidang kesehatan maupun pengembangan sumber daya manusia.

Melalui InJourney Airports Pangan Berdaya – Penurunan Stunting dan Pencegahan Gizi Buruk Tahun 2026, sebanyak 4.000 porsi makanan tambahan (PMT) diberikan kepada 140 balita dengan status gizi kurang dan sangat kurang (underweight) di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Bantuan tersebut akan didistribusikan melalui Posyandu di delapan desa selama 28 hari.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan kontribusi bandara kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui dukungan terhadap aktivitas ekonomi dan konektivitas, tetapi juga melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bagian dari masyarakat di sekitarnya. Karena itu, kami ingin keberadaan bandara dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik melalui dukungan terhadap kesehatan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Heru dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10).

Selain bantuan pangan bergizi, program tersebut juga mencakup penyerahan 140 paket hygiene kit serta edukasi mengenai kebersihan, sanitasi, gizi seimbang, dan kesehatan keluarga yang dilakukan bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Posyandu, dan masyarakat.


Perkuat Kompetensi Masyarakat

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjalankan InJourney Airports Cerdaskan Bangsa melalui Program Sertifikasi Keahlian Kebandarudaraan Basic Airport Rescue Fire Fighting (ARFF).

Sebanyak 20 peserta akan mengikuti pelatihan dan sertifikasi selama 30 hari di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC). Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja masyarakat sekitar di bidang kebandarudaraan, khususnya keselamatan dan penanggulangan keadaan darurat di bandara.

“Melalui program Cerdaskan Bangsa, kami ingin memberikan bekal yang dapat membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk berkembang dan memiliki daya saing di industri penerbangan,” kata Heru.

Heru menambahkan, seluruh program TJSL dilaksanakan dengan mengedepankan kolaborasi agar manfaat yang diberikan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Harapan kami, masyarakat di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat tumbuh bersama dengan keberadaan bandara. Anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, sementara masyarakat usia produktif memiliki kompetensi dan peluang yang semakin baik,” tutup Heru.

Melalui berbagai program tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi sosial yang tepat sasaran, berdampak, dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.