Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Majalengka Punya Jurus Baru, Penca Perdaya Jadi Senjata Lawan Inflasi

📅 Senin, 12 Okt 2026, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Majalengka Punya Jurus Baru, Penca Perdaya Jadi Senjata Lawan Inflasi Doc: ANTARA/ Fathnur Rohman.
Ket. Kondisi kebun cabai di Majalengka, Jawa Barat.

MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menggulirkan program Penanaman Cabai Pekarangan Berdaya (Penca Perdaya) pada Oktober 2026 dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk membantu mengendalikan inflasi melalui pemenuhan kebutuhan cabai secara mandiri.

Bupati Majalengka Eman Suherman di Majalengka, Senin (12/10), mengatakan program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat berperan dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui penanaman cabai di pekarangan.

"Cabai merupakan komoditas yang dibutuhkan hampir setiap hari, sehingga perubahan harganya dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga dan turut memengaruhi inflasi daerah," katanya.

Menurut dia, upaya memenuhi kebutuhan cabai secara mandiri dapat dimulai dari lingkungan rumah tanpa harus menyediakan lahan pertanian yang luas.

Eman menuturkan masyarakat dapat memanfaatkan pot, polibag, hingga wadah bekas yang masih layak digunakan sebagai media tanam sehingga pekarangan dengan ruang terbatas tetap produktif.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka Gatot Sulaeman mengatakan penerapan awal program Penca Perdaya dilakukan di Kelurahan Tarikolot, Desa Kagok serta Desa Loji.

Ia menyebutkan pelaksanaan di tiga wilayah tersebut merupakan uji coba untuk mengevaluasi efektivitas program, sekaligus melihat penerapan budidaya cabai pekarangan di lingkungan masyarakat.

“Kami ingin gerakan ini berkembang melalui kebersamaan sehingga nantinya dapat diterapkan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Majalengka,” katanya.

Menurut dia, pendampingan penyuluh pertanian menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar masyarakat memahami teknik penanaman dan perawatan cabai yang tepat.

Evaluasi tersebut, kata dia, bisa menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan program secara lebih luas dengan mempertimbangkan pelaksanaan dan partisipasi masyarakat di wilayah percontohan.

“Melalui Penca Perdaya, pemerintah daerah menargetkan pemanfaatan pekarangan tidak hanya menghasilkan tanaman cabai untuk kebutuhan dapur, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat dalam memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Majalengka mengalami inflasi tahunan sebesar 2,76 persen pada September 2026 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 112,45.

BPS mencatat sejumlah komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi tahunan di Majalengka, di antaranya cabai rawit dan cabai merah, minyak goreng, daging ayam ras, serta bawang putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.