Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kado HUT Jatim ke-81: Khofifah dan Baznas Jatim Bagikan 1.000 Kacamata Gratis untuk Guru TK, RA, dan TPQ

31 Minggu, 11 Okt 2026, 12:14 WIB | Oleh:
Kado HUT Jatim ke-81: Khofifah dan Baznas Jatim Bagikan 1.000 Kacamata Gratis untuk Guru TK, RA, dan TPQ Kado HUT Jatim ke-81: Khofifah dan Baznas Jatim Bagikan 1.000 Kacamata Gratis untuk Guru TK, RA, dan TPQ Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan indeks pembangunan manusia atau human development index.

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur membagikan 1.000 kacamata gratis bagi guru Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan mata para pendidik sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis tersebut berlangsung di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu, (11/10). Sebelumnya, pendaftaran peserta dibuka secara daring pada 3 hingga 5 Oktober 2026. Kuota sebanyak 1.000 penerima manfaat pun telah terpenuhi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan indeks pembangunan manusia atau human development index.

Menurut Khofifah, program Baznas Jatim tidak hanya menyasar sektor kesehatan, tetapi juga pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Program ini sangat komprehensif karena menggunakan pendekatan human development index atau indeks pembangunan manusia,” ujar Khofifah saat ditemui di Islamic Center Surabaya.

Ia menjelaskan, pada sektor pendidikan terdapat program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana. Sementara di bidang ekonomi, Baznas memberikan bantuan rombong dan modal usaha. Adapun di sektor kesehatan, program kali ini difokuskan pada pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis.

Khofifah menilai, kesehatan mata perlu mendapat perhatian karena guru TK, RA, dan TPQ memiliki peran penting dalam membangun fondasi pendidikan anak sejak usia dini.

Para pendidik tersebut tidak hanya mengajarkan pengetahuan dasar, tetapi juga mendampingi pembentukan karakter serta mengenalkan nilai-nilai pendidikan dan keagamaan.

Karena itu, menurut Khofifah, dukungan terhadap guru perlu mencakup kebutuhan kesehatan yang menunjang kenyamanan mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, penerima manfaat terlebih dahulu menjalani pemeriksaan mata untuk mengetahui kebutuhan koreksi penglihatan. Guru yang telah menyelesaikan pemeriksaan sebelumnya dapat langsung menerima kacamata pada kegiatan tersebut.

Sementara peserta yang baru menjalani pemeriksaan pada hari pelaksanaan perlu menunggu sedikitnya dua minggu hingga kacamata selesai diproduksi. Peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut juga akan dirujuk untuk mendapatkan layanan medis sesuai kebutuhannya.

Program ini melibatkan RSUD Dr. Soetomo dan RSMM dalam penyediaan layanan kesehatan mata dan kacamata.

Ketua Baznas Jawa Timur Muhammad Ghofirin mengatakan, guru dipilih sebagai penerima manfaat karena kesejahteraan kelompok pendidik tersebut masih membutuhkan perhatian.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar kacamata biasa, melainkan kacamata berstandar optik yang disesuaikan dengan kebutuhan penglihatan masing-masing penerima.

“Bapak dan Ibu guru terlebih dahulu menjalani pemeriksaan mata, kemudian diminta memilih bingkai kacamata sesuai selera masing-masing. Setelah itu, kacamata diproduksi dan didistribusikan melalui sekolah masing-masing,” kata Ghofirin.

Khofifah berharap program tersebut dapat diperluas melalui kolaborasi dengan Baznas di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh guru di tingkat provinsi, tetapi juga dapat menjangkau lebih banyak pendidik di daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.