• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kenali Asal Bahan Baku Seb...

Kenali Asal Bahan Baku Sebelum Memilih Susu Formula untuk Anak

Minggu, 11 Okt 2026, 21:47 WIB

JAKARTA — Informasi komposisi pada kemasan menjadi salah satu pertimbangan orang tua saat memilih susu formula anak. Namun, selain mengetahui kandungan produk, orang tua juga dapat menelusuri asal bahan baku dan proses produksinya untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap sebelum menentukan pilihan.

Melalui kampanye #CekTransparansiAceKid, AceKid mengajak orang tua melengkapi kebiasaan memeriksa komposisi dengan menelusuri sumber susu dan perjalanan produk melalui fitur Scan & Cek pada kemasan. Fitur ini memanfaatkan kode QR yang dapat dipindai konsumen untuk mengakses informasi terkait sumber susu dan proses produksi.

Ket. Foto: Sistem keterlacakan memberi akses kepada konsumen untuk memahami lebih jauh perjalanan susu dari sumbernya. Transparansi ini melengkapi informasi pada kemasan dengan memberikan gambaran mengenai proses di balik produk. — Sumber: AceKid

Langkah tersebut melanjutkan program Ace Fresh Journey, yang sebelumnya memperlihatkan perjalanan susu dari peternakan hingga fasilitas produksi. Dalam kegiatan itu, lebih dari 30 orang tua Indonesia bersama duta merek, figur publik, pakar, dan mitra AceKid melihat langsung ekosistem produksi FEIHE AceKid di China.

Grace Zhou, Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, mengatakan keterbukaan informasi mengenai komposisi dan sumber susu diharapkan membantu orang tua mempertimbangkan produk secara lebih menyeluruh.

“Melalui Ace Fresh Journey, kami telah memperlihatkan bagaimana perjalanan susu dimulai dari sumber hingga menjadi susu formula. Melalui fitur Scan & Cek yang tersedia pada kemasan AceKid, orang tua juga dapat menelusuri informasi mengenai sumber susu tersebut secara langsung,” ujar Grace.

Menurutnya, kebiasaan memeriksa komposisi dan menelusuri asal bahan baku dapat menjadi pertimbangan tambahan bagi orang tua sebelum memilih produk nutrisi anak.

Susu Segar sebagai Bahan Utama

AceKid menyebut susu segar (natural whole milk) sebagai komposisi utama produknya. Perusahaan juga menyatakan formulanya tidak menggunakan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik.

Susu tersebut berasal dari ekosistem peternakan FEIHE di kawasan yang disebut Golden Milk Source pada lintang 47 derajat utara. Bahan baku kemudian diolah menggunakan metode One-Step Fresh Process, yang menurut perusahaan merupakan proses pengolahan langsung susu segar menjadi susu formula.

AceKid menyatakan metode tersebut dirancang untuk mempertahankan nutrisi alami dan struktur protein susu segar. Perusahaan juga mengaitkan proses ini dengan kemudahan susu larut ketika disiapkan. Namun, manfaat terhadap pencernaan anak tetap dapat berbeda sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing anak.

Dalam proses produksinya, setiap kelompok produk (batch) disebut melalui 25 tahapan produksi dan 411 pemeriksaan kualitas sebelum dinyatakan memenuhi standar. FEIHE juga menyatakan telah mencatat lebih dari 64 tahun tanpa insiden keamanan pangan.

Informasi mengenai proses dan pemeriksaan kualitas tersebut menjadi bagian dari keterangan yang disampaikan perusahaan untuk menjelaskan pengendalian mutu produknya. Meski demikian, keterlacakan bahan baku dan informasi proses produksi tetap perlu dipahami sebagai bagian dari penilaian produk, bukan satu-satunya penentu kesesuaian susu formula bagi anak.

Tiga Langkah Memeriksa Produk

Melalui kampanye tersebut, AceKid mendorong orang tua melakukan tiga langkah sebelum memilih susu formula:

  1. Memeriksa komposisi untuk mengetahui bahan utama dan kandungan produk.
  2. Menelusuri sumber susu serta informasi mengenai proses pengolahannya.
  3. Memindai kode QR pada kemasan untuk mengakses informasi perjalanan produk.

Melina, seorang ibu asal Surabaya yang mengunjungi stan AceKid di Willow Baby Expo (WILBEX) 2026 Vol. 2 pada September lalu, mengatakan komposisi menjadi salah satu pertimbangannya saat mencoba produk tersebut.

“Saya sebelumnya cukup banyak mencoba pilihan susu untuk anak dan belum menemukan yang benar-benar cocok. Yang membuat saya tertarik mencoba AceKid adalah komposisi utamanya susu segar, tanpa sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik. Saya juga bisa mengecek informasi mengenai sumber susunya,” ujarnya.

Melina juga membagikan pengalamannya bahwa anaknya mengalami pencernaan yang terasa lebih nyaman setelah rutin mengonsumsi produk tersebut. Ia menilai susu yang mudah larut turut memudahkan persiapan. Pengalaman tersebut merupakan kesaksian pribadi dan tidak dengan sendirinya membuktikan manfaat yang sama akan dialami semua anak.

Grace mengatakan perusahaan ingin konsumen tidak hanya mengandalkan informasi pada bagian depan kemasan, tetapi juga mencari tahu lebih jauh tentang bahan baku dan proses produksi.

“Bagi kami, transparansi bukan hanya memberikan daftar informasi, tetapi membantu orang tua memahami produk secara lebih utuh. Mulai dari susu segar sebagai komposisi utama, proses One-Step Fresh, hingga sumber susu yang dapat ditelusuri melalui Scan & Cek, seluruh informasi tersebut kami buka agar orang tua memiliki dasar yang lebih lengkap saat menentukan pilihan untuk anak,” katanya.

Meski informasi komposisi dan keterlacakan dapat membantu orang tua mengenali produk, pemilihan susu formula tetap perlu mempertimbangkan usia, kebutuhan gizi, dan kondisi anak. Pemberian ASI tetap dianjurkan sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi, dengan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI (MPASI) sesuai tahap tumbuh kembang. Penggunaan susu formula sebaiknya mengikuti kebutuhan anak dan pertimbangan tenaga kesehatan.

  • susu segar
  • kesehatan anak
  • nutrisi anak
  • Susu Formula Anak
  • keamanan pangan
  • Transparansi Produk
  • Keterlacakan Produk
  • Teknologi Kode QR

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.