Pendistribusian 40 Ribu Liter Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Parimo

Minggu, 11 Okt 2026, 22:27 WIB

Palu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memasok sekitar 40 ribu liter air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) , Sulawesi Tengah.

"Lima desa di dua kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong terdampak kekeringan, sehingga petugas memasok sekitar 40 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai dihubungi dari Palu, Minggu.

Ket. Foto: Petugas mendistribusikan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (11/10/2026). — Sumber: Antara

Ia menjelaskan puluhan ribu liter air disiapkan terdiri atas 8 ribu liter dipasok untuk Desa Kayu Agung, Kecamatan Mepanga dengan lahan kebun warga terdampak kemarau sekitar 12 hektare.

Sedangkan 32 ribu liter air disuplai untuk Desa Tirta Nagaya, Gunung Sari, Santigi, dan Bolano Barat di Kecamatan Bolano dengan luas kebun warga terdampak sekitar 44,8 hektare.

"Suplai air bersih dilakukan posko Satuan tugas (Satgas) siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan Kecamatan Bolano dan Mepanga," ujarnya.

Ia menjelaskan kondisi kekeringan hingga Oktober 2026 masih terus berlanjut di sejumlah wilayah di kabupaten itu, tim satgas siaga darurat terus melakukan pemantauan serta penanggulangan dampak kemarau.

"Adapun tim yang tergabung dalam satgas siaga karhutla dan kekeringan yakni personel BPBD, personel Satpol-PP, relawan PMI, termasuk petugas dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum," ucap Rivai.

Selain penanganan dampak kekeringan, tim juga dilaporkan melakukan penanganan karhutla di Desa Patunasugi, Kecamatan Bolano Lambunu dengan luas lahan terdampak sekitar 3 hektare.

Dari peristiwa itu lahan kebun milik warga setempat juga ikut terbakar. Adapun tim terlibat penanganan karhutla yakni TNI/Polri, aparat desa dan masyarakat setempat.

"Hingga pukul 21.00 WITA api telah berhasil dipadamkan. Satu unit mobil pemadam kebakaran milik TNI dikerahkan memadamkan api," kata dia menuturkan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.