Proyek MRT Fase 2 Dimulai, Lalin Gajah Mada-Hayam Wuruk Direkayasa
📅 Minggu, 04 Okt 2026, 18:10 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk seiring dimulainya pembangunan MRT Jakarta Fase 2 CP202. Rekayasa tersebut berlangsung bertahap mulai 4 Oktober 2026 hingga 31 Maret 2027 untuk menyesuaikan aktivitas konstruksi di sepanjang kawasan proyek.
Pembangunan MRT Fase 2 CP202 mencakup jalur dari Simpang Harmoni hingga Simpang Mangga Besar. Proyek tersebut meliputi pembangunan tiga stasiun MRT, yakni Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, dan Stasiun Mangga Besar.
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan rekayasa lalu lintas diterapkan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar selama proyek berlangsung. Menurut dia, pengaturan lalu lintas dilakukan secara bertahap di sejumlah titik sesuai dengan tahapan pekerjaan konstruksi.
"Agar mobilitas tetap aman dan lancar, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tersebut," ujar Budi dalam keterangan resminya, Minggu (4/10/2026).
Rekayasa pertama dilakukan di kawasan Harmoni mulai 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027. Pengaturan lalu lintas pada tahap ini meliputi sejumlah jalur untuk kendaraan yang bergerak menuju kawasan Kota maupun menuju Jalan Majapahit dan Jalan Ir. H. Juanda.
Rekayasa di kawasan Harmoni
Rekayasa lalu lintas di kawasan Harmoni pada periode 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027 meliputi:
-
Lalu lintas dari arah Jalan Veteran, Jalan Majapahit, dan Jalan Suryopranoto (Simpang Harmoni) menuju Kota menggunakan Jalan Gajah Mada atau jalur contra flow, dengan dua lajur reguler dan satu lajur Transjakarta mix traffic.
-
Lalu lintas dari arah Kota menuju Simpang Harmoni melalui Jalan Gajah Mada atau jalur contra flow menggunakan dua lajur reguler untuk menuju Jalan Majapahit dan satu lajur Transjakarta mix traffic untuk kendaraan menuju Jalan Ir. H. Juanda melalui sisi gedung mulai dari Gedung Padang Merdeka.
Memasuki 1 Februari hingga 31 Maret 2027, rekayasa di kawasan Harmoni kembali disesuaikan dengan tahapan pekerjaan MRT. Pengaturan tersebut menggunakan jalur contra flow dan lajur Transjakarta mix traffic untuk mengakomodasi pergerakan kendaraan.
Traffic Diversion 4.2A Harmoni
Rekayasa lalu lintas pada 1 Februari hingga 31 Maret 2027 meliputi:
-
Lalu lintas dari arah Kota menuju Simpang Harmoni melalui Jalan Gajah Mada menggunakan dua jalur contra flow reguler untuk menuju Jalan Majapahit.
-
Satu lajur Transjakarta mix traffic digunakan kendaraan yang akan menuju Jalan Ir. H. Juanda melalui sisi gedung mulai dari Gedung Padang Merdeka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!