BPBD Ciamis Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih Meski Status Siaga Kekeringan Berakhir

Minggu, 04 Okt 2026, 18:51 WIB

CIAMIS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat terus melanjutkan bantuan pendistribusian air bersih bagi masyarakat meski status siaga bencana kekeringan sudah berakhir karena terpantau masih ada daerah yang kesulitan air.

"Masih lanjut kekeringan, tidak mengikuti status, kalau masih kekeringan siap dibantu," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani di Ciamis, Minggu.

Ket. Foto: Sejumlah petugas mendistribusikan air bersih di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Ciamis

Pemkab Ciamis menetapkan status siaga darurat kekeringan pada musim kemarau sebagai langkah mitigasi mulai Juli hingga 30 September 2026.

Status tersebut, kata dia, sudah berakhir pada 30 September 2026, sedangkan saat ini persiapan penetapan status masa transisi bencana kekeringan ke musim hujan yang akan ditetapkan Pemerintah Provinsi Jabar.

"Status (siaga) sudah tidak berlaku, masih masa transisi," katanya.

Ia menyampaikan jajaran BPBD Ciamis terus memantau kondisi daerah yang dilanda kekeringan untuk memastikan kondisi masyarakat terpenuhi kebutuhan air bersih.

Ia mengatakan beberapa hari belakang turun hujan, akan tetapi hanya sebagian daerah atau belum merata di Kabupaten Ciamis, sehingga masih ada daerah kekeringan dan kesulitan air bersih.

"Hujannya masih per titik lokasi, baru (Kecamatan) Sindangkasih dan Kawali yang ada hujan," katanya.

Ia menyebutkan selama status siaga darurat kekeringan tercatat 143 dusun di 65 desa tersebar di 23 kecamatan dilanda kekeringan yang menyebabkan masyarakat kesulitan air bersih.

BPBD Ciamis bersama instansi lainnya sudah mendistribusikan air bersih 2.135.000 liter air untuk memenuhi kebutuhan 45.273 jiwa atau 16.024 kepala keluarga.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.