Pemkab Cianjur Bergerak, Bantuan Pusat dan Provinsi Dibidik untuk Percepat Pembangunan
Minggu, 04 Okt 2026, 19:00 WIBCIANJUR â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengajukan bantuan pembangunan sekitar 600 kios di Pasar Ciranjang kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dapat terealisasi tahun 2027.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Cianjur Budhi Rahayu Toyib, di Cianjur, Sabtu (3/10), mengatakan alasan pengajuan bantuan ke provinsi dan pusat karena APBD 2026 belum mencukupi untuk membiayai pembangunan.
Total kios yang diusulkan untuk dibangun mencapai 600 unit dengan rincian 200 kios diharapkan bersumber dari bantuan Pemerintah Provinsi Jabar dan 400 kios lainnya diusulkan melalui bantuan pemerintah pusat.
"Proposal usulan pembangunan telah disampaikan kepada kedua instansi tersebut, dengan harapan pengajuan bantuan memperoleh persetujuan sehingga pembangunan tambahan kios dapat terealisasi sesuai rencana di tahun depan," katanya lagi.
Dia menjelaskan penambahan fasilitas tersebut menjadi kebutuhan mendesak karena daya tampung pasar saat ini masih jauh dari jumlah pedagang yang beraktivitas sebanyak 1.500 orang sedangkan kios yang tersedia sebanyak 350 kios permanen.
Dimana sebagian besar pedagang merupakan korban kebakaran pasar pada 2020 yang hingga saat ini masih menantikan kepastian tempat berjualan permanen di Pasar Ciranjang, sehingga Pemkab Cianjur melakukan berbagai upaya guna membangun ratusan kios tambahan.
Pihak pasar meminta pedagang yang memiliki surat Hak Pemakaian Kios (HPK) yang belum mendapat jatah kios untuk bersabar menunggu, karena pemerintah daerah masih terus berupaya melakukan pembangunan kios dari bantuan provinsi dan pusat.
"Kami berharap pengajuan segera dikabulkan sehingga pembangunan dapat segera berjalan sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Ciranjang semakin tertata," katanya lagi.
Sebelumnya, Pemkab Cianjur menambah jumlah kios sekitar 600 unit di Pasar Ciranjang pada 2027 guna menampung 1.500 pedagang yang saat ini terdata aktif berjualan setiap hari.
Kepala Pasar Ciranjang Iman Rohiman mengatakan pembangunan ratusan kios tambahan dilakukan secara bertahap di tahun 2027, sebagai upaya mengatasi kesenjangan antara jumlah pedagang dengan kapasitas kios yang tersedia di Pasar Ciranjang yang sedang dalam proses penuntasan pembangunan.
"Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah menyiapkan penambahan sarana perdagangan untuk mengakomodir pedagang yang hingga saat ini belum memperoleh tempat usaha permanen," katanya lagi.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Museum Majapahit Senilai Rp145,3 Miliar Dibangun di Trowulan
-
Purbaya Nilai Kinerjanya Setahun Jadi Menkeu Cukup Baik, Ini Alasannya
-
Intrik Makin Gelap, Michael Fassbender Tampil Cemerlang: The Agency Season 2 Naik Kelas
-
BMKG dan Dua Heli BNPB Diterjunkan untuk Padamkan Kebakaran di TPA Jatiwaringin
-
Awas Bom Waktu Utang Luar Negeri, Tenor Makin Pendek, Rupiah Terancam Terseok?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.