Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kadin: Ekspor Indonesia Masih Positif, Tantangan Besar Ada pada Lonjakan Impor 2026

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 14:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kadin: Ekspor Indonesia Masih Positif, Tantangan Besar Ada pada Lonjakan Impor 2026 Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Suasana aktifitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Jakarta - Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Perindustrian Kadin Indonesia Saleh Husin menilai ekspor Indonesia masih memiliki prospek positif hingga akhir 2026, terutama ditopang industri pengolahan yang menjadi salah satu tulang punggung ekspor.

"Kadin melihat ekspor masih memiliki prospek positif hingga akhir tahun, terutama didukung industri pengolahan yang menjadi backbone ekspor," ujar Saleh Husin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/10).

Menurut dia, impor juga kemungkinan tetap tumbuh tinggi seiring meningkatnya kebutuhan bahan baku dan barang modal. Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan impor tersebut dikonversikan menjadi peningkatan produksi dan ekspor sehingga surplus perdagangan tetap terjaga.

Pada Januari-Juli 2026, ekspor tumbuh 4,43 persen, sedangkan impor tumbuh jauh lebih tinggi, yakni 19,94 persen.

"Untuk saat ini, kenaikan impor lebih banyak menunjukkan penguatan aktivitas produksi dan investasi, karena 91,33 persen impor Januari-Juli terdiri dari bahan baku/penolong dan barang modal. Namun, pertumbuhan impor yang jauh lebih cepat daripada ekspor tetap perlu diwaspadai," katanya.

Saleh mengatakan bagi Kadin, indikator penting bukan sekadar kenaikan impor, melainkan sejauh mana impor tersebut menghasilkan peningkatan kapasitas produksi, produktivitas, dan ekspor industri.

Terkait sektor usaha yang berpotensi meningkatkan ekspor, dia menyebut peluang terbesar berada pada industri pengolahan bernilai tambah, khususnya makanan dan minuman serta agroindustri, logam dan hilirisasi mineral, elektronika dan mesin, serta otomotif dan komponennya.

Sementara itu, industri padat karya seperti tekstil, pakaian jadi, alas kaki, dan furnitur masih menghadapi tantangan dari sisi biaya produksi, produktivitas, teknologi, dan persaingan global.

"Fokusnya perlu bergeser dari ekspor berbasis komoditas menuju produk manufaktur dengan nilai tambah dan kandungan domestik yang lebih tinggi," kata Saleh.

Ia menyarankan pemerintah memastikan impor produktif diikuti dengan investasi, peningkatan kapasitas dan produktivitas industri, serta ekspansi pasar ekspor.

"Prioritasnya adalah menjaga daya saing biaya energi dan logistik, menjamin ketersediaan bahan baku, memperkuat industri intermediate/domestic supply chain, memberikan kepastian regulasi, memperluas akses pasar, dan mendorong hilirisasi. Dengan demikian, impor hari ini tidak berhenti sebagai pengeluaran devisa, tetapi menjadi kapasitas produksi dan ekspor Indonesia di masa depan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Dishub Bandung Prihatin ata...
Daerah
HUT Jatim, Pemprov Bebaskan...
Daerah
Pemkot Bandung Tertibkan 20...

Dinkes Tangerang Waspadai Influenza Tipe A pada Anak

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes Tangerang Waspadai I...

Pemkot Tangerang Perkuat Ekosistem Olahraga

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perkuat Ek...
Advertisement
Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.