Djokovic Sebut Kondisi Tubuh Membaik Jelang Comeback di China Open
Rabu, 30 Sep 2026, 00:15 WIBBEIJING â Novak Djokovic membawa kabar positif menjelang penampilannya di China Open. Petenis Serbia itu mengatakan kondisi tubuhnya terasa baik setelah sempat mengalami masalah kebugaran pada penampilan terakhirnya di US Open.
Juara Grand Slam 24 kali tersebut akan kembali bertanding untuk pertama kalinya sejak secara mengejutkan tersingkir pada babak pertama US Open akhir bulan lalu. Saat menghadapi Mariano Navone, Djokovic sempat mengalami masalah pada bahu dan punggung hingga muntah di tengah pertandingan.
Kini, petenis berusia 39 tahun itu berusaha meninggalkan persoalan tersebut dan kembali membangun momentum di turnamen yang selama ini menjadi salah satu panggung favoritnya.
Djokovic akan menghadapi petenis Portugal, Nuno Borges, pada babak pertama China Open di Beijing pekan ini.
"Ya, sejauh ini saya merasa baik," kata Djokovic, Selasa (29/9). "Tentu saja situasinya benar-benar berbeda ketika Anda menjalani pertandingan resmi dibandingkan set latihan atau sesi latihan. Namun, sejauh ini semuanya berjalan baik."
Djokovic memiliki catatan luar biasa di China Open. Mantan petenis nomor satu dunia itu telah enam kali menjadi juara, yakni pada 2009, 2010, 2012, 2013, 2014, dan 2015.
Ia juga belum pernah kalah dalam turnamen ATP 500 tersebut, dengan rekor 29 kemenangan tanpa kekalahan. Catatan impresif itu membuat Djokovic memiliki alasan untuk percaya diri ketika kembali ke Beijing.
"Saya selalu menantikan datang ke China. Rekor saya berbicara sendiri ketika bermain di tanah Tiongkok," ujar Djokovic.
"Mengetahui hal itu juga memberikan dimensi kepercayaan diri yang benar-benar saya butuhkan. Secara keseluruhan, semuanya sangat baik sejauh ini, baik kondisi tubuh, perasaan saya maupun permainan saya."
Djokovic juga mengakui bahwa faktor sejarah dan sambutan positif dari para penggemar menjadi pertimbangan penting dalam menentukan turnamen yang akan diikutinya pada fase akhir karier.
Pada beberapa tahun terakhir, peraih 24 gelar Grand Slam itu semakin selektif dalam memilih turnamen. Djokovic mengatakan dirinya kini lebih mempertimbangkan ajang yang memberikan pengalaman positif dan memiliki sejarah keberhasilan baginya.
"Pada tahap karier seperti sekarang, ini juga tentang turnamen yang saya nikmati, tempat saya pernah meraih kesuksesan, dan tempat saya merasa disambut dengan baik oleh para penggemar," katanya.
Djokovic terakhir kali tampil di Beijing lebih dari satu dekade lalu. Setelah meraih gelar pada 2015, ia tidak lagi ambil bagian dalam China Open.
Dalam beberapa tahun terakhir, Djokovic lebih sering tampil di Shanghai Masters ketika mengikuti rangkaian turnamen di Tiongkok. "Sejarah hasil yang saya raih di Tiongkok luar biasa. Saya sudah 11 tahun tidak bermain di sini," kata Djokovic.
"Saya sebenarnya mencoba membuat jadwal saya memungkinkan untuk kembali dalam beberapa tahun terakhir, tetapi akhirnya saya hanya bermain di Shanghai. Tahun ini, Beijing masuk dalam daftar prioritas."
Selain membangun kembali kondisi fisik dan performanya, Djokovic masih memiliki ambisi besar dalam kariernya. Ia memburu gelar Grand Slam ke-25, yang akan memperpanjang rekor gelar major terbanyak dalam sejarah tenis putra.
Meski usianya telah memasuki 39 tahun, Djokovic tetap memilih turnamen secara selektif untuk menjaga kondisi tubuh sekaligus memberikan kesempatan terbaik dalam mengejar target-target besar yang masih tersisa.
Penampilan di Beijing menjadi langkah awal Djokovic setelah menghadapi persoalan fisik di US Open. Hasilnya akan menjadi salah satu indikator awal mengenai kesiapan sang juara 24 Grand Slam menghadapi rangkaian turnamen akhir musim.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Polisi Tangkap WNA Malaysia Terkait Peredaran Vape Narkoba
-
Uji Coba Pengawasan ETLE, Tercatat Lebih dari 140 Ribu Pelanggaran Kendaraan Angkutan Barang
-
Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Serempak Turun pada Rabu Ini
-
Penjualan Mobil Bensin di China Anjlok 40 Persen, Era Mobil Konvensional Mulai Berakhir?
-
Jakarta Sneaker Day 2026 Bukti Kebangkitan Ekonomi Kreatif Blok M
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.