Revitalisasi Tekstil Didorong, Investasi Jangan Sekadar Tambah Modal
📅 Senin, 28 Sep 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiNamun, ia menekankan pentingnya penempatan industri Indonesia dalam rantai pasok global serta pemanfaatan teknologi modern dan robotik.
"Tekstil, garmen, sepatu, itu merupakan komoditas ataupun barang yang diekspor terbesar ke Amerika dan saya yakin juga nanti ke Eropa," katanya.
Menurut Anindya, industri tekstil bersifat padat modal dan biaya sehingga pemerintah perlu memastikan sektor tersebut tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang.
Saat ini industri TPT menyumbang sekitar 0,97 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), menyerap sekitar empat juta tenaga kerja, dan mencatatkan nilai ekspor sekitar 12 miliar dollar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!