Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Tambah Medali Emas! Kebangkitan Bulu Tangkis Beregu Putra Jadi Sorotan, Energinya Harus Menyebar

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 04:12 WIB | Oleh:
Ayo Tambah Medali Emas! Kebangkitan Bulu Tangkis Beregu Putra Jadi Sorotan, Energinya Harus Menyebar Doc: Antara foto
Ket. Wamenpora Taufik Hidayat (tengah) berswafoto dengan sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia seusai seremoni pemenang nomor beregu putra Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9).

JAKARTA - Selalu ada kisah heroik dari arena olahraga, termasuk dalam Asian Games 2026 di Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang.

Di antara heroisme itu adalah cara para pebulu tangkis Indonesia memenangkan medali emas beregu putra, dalam final menghadapi China di Ichinomiya City Municipal Gymnasium,  Kamis malam.

Mereka melakukan pembalikan ajaib melawan tim yang favorit untuk merebut medali emas bulu tangkis beregu putra ketika sudah tertinggal 0-2.

China, yang berambisi mengawinkan medali emas nomor beregu setelah tim putri mereka dikalungi medali emas karena menaklukkan Jepang 3-0 dalam final, langsung memimpin 2-0 setelah memenangkan tunggal pertama dan ganda pertama.

China sepertinyja sudah di atas angin setelah Shi Yuqi mengalahkan Jonatan Christie pada partai pertama, dan Liang Weikeng/Wang Chang menundukkan Fajar Alfian/ Muhammad Shohibul Fikri pada partai kedua.

Tak dinyana, dalam partai ketiga, atau tunggal kedua, Alwi Farhan bertarung spartan nan heroik dalam tiga gim untuk menjaga asa medali emas Indonesia.

Gigih dan pantang menyerah, Alwi yang berperingkat 10 dunia membuktikan diri bahwa dia memang lebih baik daripada Li Shifeng.

Dia menang 23-21, 15-21, dan 21-16, yang tidak saja karena faktor teknik dan determinasi, tapi juga oleh mental yang lebih kuat dari lawannya.

Lalu pada ganda kedua, Leo Rolly Carnando/Daniel Martin benar-benar menaikkan harapan emas Indonesia walau dipaksa bertarung ketat oleh He Je Ting/Liu Yi pada gim pertama sampai mereka menang dengan 23-21.

Pada gim kedua, energi dan kepercayaan diri mereka terlihat semakin besar saja sampai akhirnya memenangkan gim itu dalam cara yang lebih mudah ketimbang yang mereka lakukan pada gim pertama, dengan menang 21-10.

Itu adalah selisih poin terbesar dalam final beregu putra Asian Games 2026.

Kekuatan mental

Lalu tiba waktunya Mohamad Zaki Ubaidilah memutuskan medali apa yang bakal didapatkan Indonesia dari beregu putra.

China mungkin masih dalam mode percaya diri, karena Weng Hong Yang yang dihadapi Ubaidilah memiliki peringkat agak jauh di atas tunggal putra Indonesia itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Nasional
Fasilitas Mewah Ditemukan d...
Nasional
Pimpinan DPR Terima Audiens...
Luar Negeri
Lippo Diperiksa KPK Terkait...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.