- Home
-
- Luar Negeri
-
- Denon Prawiraatmadja Mulai...
Denon Prawiraatmadja Mulai Roadshow Asia, Whitesky Bawa Agenda Pengembangan eVTOL Rp21 Triliun
Senin, 21 Sep 2026, 19:18 WIBKUNSHAN â Founder dan CEO Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, memulai rangkaian roadshow Asia untuk memperkuat realisasi roadmap pengembangan Advanced Air Mobility Indonesia dengan skala investasi dan pengembangan yang diproyeksikan tidak kurang dari Rp 21 triliun dalam sepuluh tahun.
China menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian tersebut. Pada Senin (21/9), Denon melakukan kunjungan ke fasilitas AutoFlight di Kunshan untuk melihat perkembangan teknologi, demonstrasi penerbangan, simulator, serta melanjutkan pembicaraan strategis dengan jajaran pimpinan perusahaan.
Roadshow ini menjadi bagian dari agenda yang lebih luas setelah Whitesky membawa visi ekosistem eVTOL Indonesia ke Hong Kong. Dalam satu tahun ke depan, engagement serupa akan terus diperluas melalui mitra di China, Hong Kong, Jepang dan Korea.
Namun Denon mengatakan perjalanan tersebut tidak diarahkan sekadar untuk memperbesar jumlah aircraft yang masuk ke Indonesia.
âKami ingin setiap kerja sama internasional menghasilkan economic value yang nyata bagi Indonesia. Bukan hanya aircraft, tetapi investasi, teknologi, kemampuan industri dan kesempatan kerja baru,â katanya.
Whitesky menargetkan pengembangan hingga 200 eVTOL dalam satu dekade, sebuah skala yang menurut perusahaan akan membutuhkan ekosistem jauh lebih besar dibanding pengadaan aircraft semata.
Investasi akan berkaitan dengan kebutuhan operasi, infrastruktur, maintenance, charging, teknologi, pelatihan serta pengembangan human capital.
Karena itu, Denon ingin roadshow Asia tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan Whitesky dengan bukan hanya OEM, tetapi juga financial institutions, technology providers, infrastructure partners hingga battery and energy companies.
Bagi Denon, angka Rp 21 triliun tidak boleh berhenti sebagai asset value. Skala pengembangan tersebut harus mampu mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi baru di sektor penerbangan serta membuka rantai bisnis pendukung yang sebelumnya belum berkembang di Indonesia.
Whitesky memproyeksikan pembangunan ekosistem 200 eVTOL dapat menciptakan dan mendukung tidak kurang dari 1.000 lapangan pekerjaan baru. Kebutuhannya akan berkembang mulai dari pilot, engineer dan technician hingga maintenance, vertiport operation, charging infrastructure, safety, training dan digital aviation.
âKalau investasi sebesar ini hanya menghasilkan penambahan armada, berarti opportunity-nya belum kita maksimalkan. Yang kami kejar adalah bagaimana investasi tersebut menciptakan pekerjaan, capability dan industri baru.â
Denon juga melihat electric aviation sebagai kesempatan bagi Indonesia untuk memperoleh transfer capability lebih cepat.
Ketika jumlah aircraft bertambah, kebutuhan terhadap engineering support, maintenance, battery management hingga operational technology akan ikut meningkat. Hal tersebut membuka ruang agar semakin banyak kemampuan yang sebelumnya berada di luar negeri dapat secara bertahap dibangun di Indonesia.
Roadshow ini sekaligus menjadi upaya Whitesky mengubah pola hubungan dengan partner internasional.
Indonesia tidak hanya ditempatkan sebagai lokasi penjualan teknologi, tetapi menjadi operating market sekaligus tempat value creation.
âTechnology bisa datang dari berbagai negara. Tetapi economic value sebanyak mungkin harus kita bangun di Indonesia,â katanya.
Bagi Denon, keberhasilan roadmap 10 tahun Whitesky nantinya tidak hanya dihitung dari berapa eVTOL yang berhasil dioperasikan. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa banyak investasi, pekerjaan, pengetahuan dan economic activity yang tertinggal di Indonesia setelah 200 aircraft tersebut beroperasi.Â
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Program Kewirausahaan Dorong Karyawan Siapkan Bisnis Sebelum Memasuki Masa Pensiun
-
Walkot Farhan: Reaktivasi Penerbangan Bandung - Malaysia/Singapura Dukung Mobilitas Persib Lebih Efisien Tampil di Kancah Asia
-
Pelatih Portugal Sebut Cristiano Ronaldo Cs Kurang Beruntung saat Dikalahkan Spanyol
-
Dua Siswa Olimpiade Sains Papua Pegunungan Raih Beasiswa ke IPB dan SMA Taruna Surabaya.
-
Swedia Beri Alih Teknologi Penuh JAS 39 Gripen, Kanada Akan Tambah Armada Menjadi Lebih dari 140 Jet Tempur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.