Program Kewirausahaan Dorong Karyawan Siapkan Bisnis Sebelum Memasuki Masa Pensiun
Senin, 20 Jul 2026, 18:45 WIBJAKARTA â PT Federal International Finance (FIFGroup) mendorong para karyawannya untuk mempersiapkan masa purnabakti secara lebih matang melalui program FIFpreneur 2026. Program ini dirancang agar karyawan tidak hanya siap secara finansial, tetapi juga mampu membangun usaha yang produktif setelah memasuki masa pensiun.
Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan Inaugurasi dan Kick Off FIFpreneur 2026 yang digelar pada 17 Juli 2026. Acara tersebut menjadi ajang apresiasi bagi peserta yang telah menyelesaikan program pengembangan usaha sekaligus menandai dimulainya pembelajaran bagi peserta angkatan baru.
FIFpreneur merupakan program pemberdayaan yang memberikan pembekalan kewirausahaan, pendampingan, serta kesempatan belajar langsung dari mentor maupun para purnabakti yang telah sukses membangun usaha setelah pensiun.
Direktur FIFGroup, Esther Sri Harjati, mengatakan bahwa program tersebut tidak sekadar mengajarkan cara memulai bisnis, tetapi juga membantu membangun pola pikir serta kesiapan menghadapi babak baru setelah menyelesaikan masa kerja.
"Memasuki masa purnabakti tentu membutuhkan persiapan yang matang, baik secara finansial maupun mental. Melalui FIFpreneur, kami ingin mendampingi insan FIFGroup agar tetap memiliki semangat, tujuan, dan kesempatan untuk terus berkarya. Pengalaman para purnabakti dari batch sebelumnya yang telah menjalankan usaha dapat menjadi pembelajaran berharga bagi peserta lainnya," ujar Esther melalui siaran pers pada hari Senin (20/7).
Belajar dari Kisah Nyata Purnabakti
Salah satu pengalaman yang dibagikan dalam kegiatan tersebut datang dari Helly Koesdianto, purnabakti FIFGroup sekaligus peserta FIFpreneur angkatan 2025 yang kini mengelola usaha indekos sebagai sumber penghasilan setelah pensiun.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Helly menceritakan proses membangun bisnis indekos, mulai dari menentukan jenis usaha yang sesuai dengan kemampuan dan aset yang dimiliki, menyiapkan modal, memilih lokasi usaha, hingga mengelola operasional dan menjaga kualitas fasilitas.
Menurut Helly, bisnis indekos dipilih karena memiliki peluang pendapatan yang relatif stabil. Namun, usaha tersebut tetap membutuhkan perencanaan yang matang, disiplin dalam pengelolaan, pelayanan yang baik kepada penyewa, serta pengelolaan keuangan yang sehat agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
"Jangan takut untuk memulai. Masa purnabakti bukan akhir dari perjalanan, tetapi kesempatan baru untuk terus berkarya. Mulailah dari usaha yang sesuai dengan kemampuan, lakukan dengan konsisten, dan terus belajar dari setiap prosesnya," ungkap Helly.
Pengalaman langsung dari para purnabakti dinilai memberikan gambaran yang lebih nyata kepada peserta baru mengenai tantangan dan peluang membangun usaha setelah pensiun. Selain memperoleh materi kewirausahaan, peserta juga dapat mempelajari strategi menghadapi berbagai kendala yang dialami pelaku usaha secara langsung.
Pendampingan Selama Satu Tahun
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 31 peserta dinyatakan lulus dan mengikuti inaugurasi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian program pengembangan usaha.
Sementara itu, 26 peserta baru akan mengikuti proses pembelajaran dan pendampingan selama satu tahun ke depan.
Selama program berlangsung, peserta akan memperoleh berbagai materi, mulai dari pemetaan potensi dan minat usaha, penyusunan model bisnis, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, pelayanan pelanggan, pengelolaan risiko, hingga penyusunan rencana pengembangan usaha.
Mereka juga mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan mentor dan pelaku usaha yang telah memiliki pengalaman di berbagai bidang bisnis.
Dukung Kesejahteraan Karyawan dan SDGs
FIFGroup menyebut FIFpreneur merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan beserta keluarganya, khususnya menjelang masa purnabakti. Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan kapasitas kewirausahaan bagi para calon purnabakti.
Melalui semangat "Purnabakti Berkarya, Sejahtera Bersama FIFGroup", perusahaan berharap setiap karyawan dapat memandang masa pensiun bukan sebagai akhir perjalanan profesional, melainkan sebagai awal kesempatan untuk membangun usaha, menciptakan nilai ekonomi, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
- Kewirausahaan
- Pelatihan Kewirausahaan
- Purnabakti
- Masa Pensiun
- Persiapan Pensiun
- Bisnis Indekos
- Usaha Indekos
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Harga Daging Ayam Terjun Bebas, Kota Madiun Alami Deflasi Usai Lebaran 2026
-
Tatar Sunda Resto Bangkit Pasca-kebakaran, Inspirasi bagi Pengusaha Muda
-
Komunitas Budidaya dan Wirausaha Belajar Bareng di Gucang Farm Tangerang
-
Pemerintah Kota Tangerang Gelar Pelatihan Wirausaha Berbasis Kecerdasan Buatan
-
Polisi Ungkap Kasus Penipuan Modus Jual Emas Palsu di Lombok Utara
-
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
-
Living World Denpasar Tekan Emisi Karbon 1.224 Ton Lewat 905 Panel Surya.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.