Sempat Tumbang di Set Pertama, Shelton Melaju ke Babak Kedua US Open

Rabu, 02 Sep 2026, 00:18 WIB

NEW YORK – Ben Shelton harus bekerja keras sebelum memastikan tiket ke babak kedua US Open 2026. Unggulan kedelapan asal Amerika Serikat itu bangkit setelah kehilangan set pertama untuk mengalahkan Tallon Griekspoor 1-6, 6-1, 7-6(3), 6-2, Selasa (1/9).

Kemenangan tersebut menjaga ambisi Shelton menjadi petenis putra Amerika Serikat pertama yang menjuarai US Open sejak 2003.

Ket. Foto: Ben Shelton — Sumber: ATP

Petenis berusia 23 tahun itu memang belum mendapatkan hasil memuaskan dalam tiga turnamen Grand Slam tahun ini. Namun, ia tiba di New York dengan kepercayaan diri lebih tinggi setelah berhasil mempertahankan gelar Canadian Open awal bulan ini.

Menghadapi Griekspoor, Shelton justru mengawali pertandingan dengan buruk. Di bawah sorotan lampu Arthur Ashe Stadium, ia kesulitan menemukan ritme permainan dan terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri.

Shelton mencatatkan 14 unforced errors, termasuk dua double fault. Ia juga hanya sekali mampu mempertahankan servis sepanjang set pertama yang berlangsung kurang dari 30 menit.

Griekspoor memanfaatkan situasi tersebut dengan sempurna. Petenis Belanda itu tampil agresif dan langsung merebut set pembuka 6-1.

"Saya mengawali pertandingan dengan sedikit gugup malam ini. Namun, pada suatu titik di set kedua, saya mulai menemukan ritme," kata Shelton.

Shelton juga memberikan apresiasi kepada Griekspoor yang dinilainya mampu membuat pertandingan sulit karena memiliki gaya permainan menyerang dan tidak memberikan banyak kesempatan bagi lawan untuk membangun ritme.

"Tentu saja banyak kredit untuk Tallon. Dia pemain yang bagus untuk dihadapi dan tidak memberi Anda banyak ritme. Dia memiliki gaya permainan menyerang dan saya merasa sangat kesulitan pada set pertama," ujarnya.

Situasi berubah total pada set kedua. Shelton mulai menemukan akurasi pukulannya, servisnya semakin tajam, sementara tekanan terhadap Griekspoor meningkat. Tiga kali break berhasil dilakukan Shelton untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Set ketiga berlangsung lebih ketat. Kedua pemain saling mempertahankan servis hingga pertandingan harus ditentukan melalui tiebreak.

Kesalahan Griekspoor menjadi pembeda. Shelton memanfaatkan momentum dan merebut tiebreak 7-3. Keunggulan tersebut menjadi titik balik penting dalam pertandingan.

Shelton semakin percaya diri pada set keempat. Ia langsung melesat 4-0 dan mengambil kendali penuh atas permainan.

Griekspoor berusaha memperpanjang pertandingan, tetapi Shelton tidak lagi memberikan celah. Ia menutup set keempat 6-2 sekaligus mengamankan kemenangan dalam empat set.

Menariknya, double fault keenam Griekspoor dalam pertandingan ikut memberikan keuntungan bagi Shelton pada momen krusial di set ketiga.

Shelton kini melanjutkan perjalanannya dengan target besar: meraih gelar Grand Slam pertama sekaligus mengakhiri penantian panjang tenis putra Amerika Serikat di US Open.

Petenis Amerika Serikat terakhir yang mengangkat trofi tunggal putra US Open adalah Andy Roddick pada 2003.

Namun, perjalanan Shelton masih panjang. Pada babak kedua, ia akan menghadapi petenis Polandia Hubert Hurkacz.

Kemenangan atas Griekspoor menjadi modal penting. Setelah sempat kehilangan kendali pada set pertama, Shelton menunjukkan kemampuan untuk melakukan penyesuaian dan membalikkan keadaan.

  • Ben Shelton
  • US Open 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.