Kemarau Ekstrem, Polsek Tallo Kota Makassar Salurkan 450 Liter Air ke Warga
Sabtu, 19 Sep 2026, 15:06 WIBMAKASSAR â Jajaran personel Polsek Tallo menyalurkan bantuan ratusan liter air bersih bagi warga yang terdampak krisis air masa kemarau ekstrem di perkampungan Sengka Batu, Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.Â
"Masyarakat di lokasi ini sedang alami krisis air bersih. Berdasarkan perintah pimpinan Kapolrestabes Makassar, kami langsung bergerak menyalurkan bantuan air ini baik di pagi hari, siang hari dan hingga pada malam hari," ujar Kapolsek Tallo AKP Asfada di Makassar, Jumat (18/9).Â
Distribusi air bersih tersebut, kata Asfada, ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan air serta tidak terjangkau pasokan dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) di wilayah utara Makassar tersebut.   Â
"Air bersih ini disalurkan kepada warga yang membutuhkan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Adapun air bersih kita bagikan hari ini sebanyak 450 liter bagi seluruh masyarakat yang ada di perkampungan di sini," tuturnya menyebutkan.
Distribusi air bersih tersebut, kata dia, sebagai upaya Polri membantu masyarakat di masa kekeringan ekstrim yang sedang mengalami krisis air sepanjang kemarau. Tujuannya, agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya di tengah keterbatasan sumber air. Â
Ketua RT/RW 03/05 Kelurahan Buloa, Nanang daeng Naba, mengatakan bantuan air bersih ini sangat berarti bagi masyarakat. Sebab, selain kekurangan sumber air bersih, pasokan aliran air dari PDAM Makassar sudah tidak maksimal sejak beberapa tahun terakhir.Â
"Syukur Alhamdulillah, kita dapat pasokan air tiga kali dalam seminggu. Bantuan dari Polsek Tallo ini sangat membantu kami mencukupi kebutuhan warga sehari-hari. Terus terang, air PDAM sudah tidak lancar di sini," tutur mantan Kepala Unit Turjawali Ditsamapta Polda Sulsel itu. Â
Warga lainnya Sitti Aisyah menambahkan, pasokan air bersih dari pihak kepolisian ini membantu menambah ketersediaan air bersih. Sebab, selama ini air tanah yang digunakan kini sudah kering setiap masuk kemarau.Â
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah bergerak menghadapi dampak kekeringan. Sejauh ini, telah disalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak diberbagai wilayah total sebanyak 3,04 juta liter. Â
Distribusi tersebut menjangkau di 310 titik, dengan dukungan 25 kendaraan operasional yang melaksanakan 705 ritase atau perjalanan distribusi. Operasi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan.
Tercatat, ada delapan kecamatan tersebar di 58 kelurahan dengan jumlah 26.888 kepala keluarga atau sebanyak 92.931 jiwa penerima manfaat. Dari 25 unit kendaraan yang mendistribusikan air, masing-masing empat dari Damkarmat, empat mobil tangki, tiga unit pikap, dan 14Â truk. Â
- kemarau ekstrem
- polsek tallo
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Piala Dunia, Fase Gugur Dimulai, Belanda Hadapi Maroko
-
Manchester United Dapat Angin Segar untuk Kejar Mateus Fernandes, Tottenham Siap Ganggu Perburuan
-
Antisipasi Kekeringan Jawa Timur 2026: DPRD Usulkan Pembangunan Sumur Artesis dan Pipanisasi
-
Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus 2026 Digelar, 34 Ribu Bungkus Nasi Dibagikan.
-
PT KAI Daop 6: KA Berangkat Sesuai Jadwal usai Penanganan KA Malabar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.