AHY Ungkap Sekolah Rakyat di Papua Jadi Gerbang Masa Depan
Jumat, 18 Sep 2026, 15:33 WIBJayapura -Â Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan program Sekolah Rakyat yang dibangun di seluruh Indonesia, termasuk Papua, diperuntukkan bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu atau ekonomi lemah.
âSekolah Rakyat merupakan program yang amat penting dan mendasar untuk masyarakat kita yang kurang mampu atau ekonomi lemah, khususnya yang ada di Papua,â kata AHY di Jayapura, Jumat (18/9), usai meninjau Sekolah Rakyat di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.
Menurut AHY, Sekolah Rakyat merupakan program yang didedikasikan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan di seluruh wilayah Indonesia.
âPendidikan itu sangat mendasar, ketika keluarga kurang mampu tidak memiliki kapasitas menyekolahkan putra-putrinya, maka negara atau pemerintah harus hadir untuk memberikan solusi terkait permasalahan tersebut,â ujarnya.
Ia menegaskan setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas.
âTagline Sekolah Rakyat adalah Cerdas Bersama, Tumbuh Setara. Ketika kita ingin memajukan negeri, memajukan Papua, maka yang pertama dan utama yang harus dibangun adalah Sumber Daya Manusia (SDM),â kata AHY.
AHY mengatakan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Papua harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM agar dapat dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
âSumber daya alam yang kaya terlalu bermakna ketika tidak bisa dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat, saudara-saudara kita semua,â ujarnya.
Ia menjelaskan program Sekolah Rakyat yang melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut dilaksanakan dalam dua tahap.
âTahap pertama adalah Sekolah Rakyat yang sifatnya sementara seperti yang ada di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Jayapura. Untuk di Provinsi Papua kami sedang menyiapkan Sekolah Rakyat yang terintegrasi, artinya jauh lebih luas, jauh lebih lengkap, mulai SD, SMP dan SMA dalam satu kawasan,â kata AHY.
AHY menyebut Sekolah Rakyat merupakan gerbang menuju masa depan bagi generasi penerus Indonesia di Papua.
âSekolah Rakyat adalah gerbang menuju masa depan yang cerah bagi generasi penerus Indonesia yang ada di Papua,â katanya.
Ia mengatakan pemerintah pusat melalui Kementerian PU saat ini tengah mengerjakan pembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi di tiga daerah di Papua, yakni Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Biak Numfor.
âPembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi sementara dikerjakan oleh Kementerian PU di Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Biak Numfor, dan saat ini sesuai informasi yang diterima baru mencapai empat persen,â ujar AHY.
Pembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi mulai jenjang SD hingga SMA di tiga daerah tersebut ditargetkan rampung pada Maret 2027.
âSesuai informasi yang kami peroleh dari Kementerian PU, pembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi tiga daerah di Papua akan rampung atau selesai pada Maret 2027,â kata AHY.
Ia menambahkan anggaran yang dikucurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi di Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Biak Numfor mencapai kurang lebih Rp1 triliun.
âSemoga pembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi berjalan dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas, di Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura dan Kabupaten Biak Numfor,â ujar Menko AHY.
- Kota Jayapura
- Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenekraf Hadirkan 10 Jenama Lokal di Café Brasserie Expo 2026
-
Karya Kreatif Indonesia Cukup Bantu UMKM Jakarta
-
KBRI Teheran Minta WNI di Iran Waspadai Serangan AS-Israel
-
Pemkot Medan Sediakan 4.000 Tiket Mudik Gratis Lebaran 2026 dengan 12 Daerah Tujuan
-
Cuaca Sabtu, Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.