Tugboat Tenggelam di Bawean, Operasi Pencarian 8 ABK Diperluas

Selasa, 15 Sep 2026, 12:00 WIB

GRESIK - Belum usai pencarian ratusan korban hilang dari terbaliknya kapal Virgo Tranport 8 di Laut Jawa, musibah kembali terjadi. Tim SAR gabungan dilaporkan masih melakukan pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) kapal tunda (tugboat) TB MT20 1301 yang dilaporkan mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan sekitar Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Operasi pencarian dilakukan setelah sinyal marabahaya dari Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) TB MT20 1301 terdeteksi pada Minggu (13/9) sekitar pukul 15.50 WIB. Saat itu, posisi kapal diperkirakan berada sekitar 15 mil laut dari Pulau Bawean.

Ket. Foto: Kapal Tugboat milik PT Dharmalancar Sejahtera saat itu tengah menarik tongkang M80 1301 dalam perjalanan dari Rembang menuju Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. — Sumber: Istimewa

"Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap delapan ABK TB MT20 1301 di sekitar perairan Pulau Bawean," ujar Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit. 

Kedelapan ABK diketahui berhasil menyelamatkan diri dari tugboat yang tenggelam dengan berpindah ke tongkang M80 1301 yang sebelumnya ditarik kapal tersebut. Namun, upaya penyelamatan mereka menghadapi persoalan baru setelah tongkang kehilangan jangkar dan hanyut terbawa arus.

Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta satu tim rescue untuk menyisir perairan guna menemukan keberadaan delapan ABK tersebut. Pencarian juga melibatkan personel Ditpolairud Polda Jawa Timur.

Operasi SAR menjadi semakin penting karena posisi tongkang yang membawa para ABK dapat berubah akibat terbawa arus dan angin. Tim harus memperhitungkan kondisi tersebut dalam menentukan area penyisiran.

Sebelumnya, delapan ABK sempat ditemukan oleh kapal lain yang melintas di sekitar lokasi. 

"Para ABK bahkan sempat menerima makanan dari kapal tersebut. Namun, kapal itu tidak dapat menarik tongkang ataupun mengevakuasi seluruh ABK sehingga pencarian dan pertolongan tetap dilanjutkan," kata Kasatpolairud Polres Gresik AKP Nyoman Ardita. 

TB MT20 1301 diketahui sedang menarik tongkang M80 1301 dalam perjalanan dari Rembang menuju Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, ketika kecelakaan terjadi.

Kondisi cuaca dan laut juga menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam operasi. Pada saat pencarian, tinggi gelombang di sekitar perairan Bawean dilaporkan sekitar 1,2 meter, dengan angin bertiup dari timur sekitar 20 knot dan arus bergerak ke arah barat.

Hingga Senin (14/9), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap delapan ABK. Fokus operasi diarahkan untuk menemukan tongkang yang menjadi tempat para ABK menyelamatkan diri sekaligus memastikan seluruh korban dapat segera dievakuasi ke tempat aman.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.