Terjawab! Ini Alasan KRI Canopus Diterjunkan Cari Korban KM Virgo di Bawah Laut

Selasa, 15 Sep 2026, 04:39 WIB

BANJARMASIN - KRI Canopus akan diterjunkan dalam pencarian korban kecelakaan Kapal Motor Virgo Transport 8 di bawah laut pada operasi SAR hari ketiga, Selasa, setelah cuaca buruk menghambat pengerahan tim penyelam pada hari kedua, demikian Basarnas.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan tim penyelam yang disiapkan, termasuk personel Kopaska TNI AL, tim penyelam khusus TNI AL, dan personel Basarnas, belum dapat diturunkan karena kondisi cuaca di lokasi belum memungkinkan penyelam untuk melaksanakan pencarian bawah air.

Ket. Foto: Prajurit TNI AL KRI Canopus-936 melakukan penghormatan lambung kiri saat tiba di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Senin (11/5). — Sumber: Antara foto

“KRI Canopus dalam perjalanan dan tiba di lokasi pada Selasa (15/9) pagi untuk mendukung pencarian bawah air menggunakan teknologi yang tersedia di kapal tersebut sebagai alternatif menghadapi kendala cuaca yang membatasi pengerahan penyelam,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin malam.

Ia menyebutkan teknologi yang dimilik KRI Canopus meliputi drone bawah air, multibeam echo sounder, serta remotely operated vehicle (ROV) yang dapat digunakan untuk membantu mendeteksi dan memetakan kondisi bawah laut dalam upaya menemukan korban maupun bagian kapal yang menjadi sasaran pencarian.

Basarnas mengatakan pengerahan KRI Canopus menjadi bagian dari penguatan operasi SAR pada hari ketiga untuk memperluas kemampuan pencarian di bawah permukaan laut, namun personel penyelam tetap disiapkan untuk dikerahkan apabila kondisi cuaca telah memungkinkan pelaksanaan operasi secara aman.

Hingga Senin (14/9) pukul 22.00 Wita, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.

Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal dunia.

Kemudian korban meninggal yang kedua dievakuasi di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru dan telah diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Berikutnya, satu korban selamat tiba di Lanud Syamsudin Noor setelah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas dari lokasi kecelakaan, serta 26 korban lainnya masih proses evakuasi dari lokasi menuju Pelabuhan Trisakti yang terdiri atas 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.

Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.