UEFA Nations League: Spanyol Bangkit Tekuk Kroasia, Harry Kane Gemilang Antar Inggris Raih Kemenangan
Rabu, 07 Okt 2026, 08:22 WIBSPLITâ Spanyol menunjukkan mental juara dengan bangkit mengalahkan Kroasia 2-1 pada laga UEFA Nations League, Rabu (7/10) dini hari WIB. Dua gol Mikel Merino memastikan kemenangan sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan La Roja menjadi 42 pertandingan.
Kemenangan tersebut juga memastikan Spanyol lolos ke perempat final Nations League setelah menyelesaikan putaran keempat fase grup.
Di pertandingan League A Grup 3 lainnya, Inggris tampil meyakinkan dengan menundukkan Republik Ceko 3-0 di Wembley. Harry Kane menjadi bintang dengan mencetak dua gol dan menyumbangkan assist untuk gol pertama.
Kemenangan itu terasa semakin istimewa bagi Kane karena ia menyamai rekor penampilan Peter Shilton sebagai pemain dengan jumlah caps terbanyak dalam sejarah Inggris. Laga tersebut menjadi penampilan ke-125 Kane bersama The Three Lions.
Spanyol kini memimpin klasemen dengan 12 poin. Inggris berada di posisi kedua dengan sembilan poin dan hampir memastikan tiket ke perempat final. Kroasia mengoleksi tiga poin, sementara Ceko belum mendapatkan satu pun angka.
Kroasia datang dengan kepercayaan diri yang perlu dipulihkan setelah tiga hari sebelumnya dihancurkan Inggris 0-7. Namun, di Split, mereka justru mampu memberikan kejutan besar kepada Spanyol.
Ivan Perisic membawa Kroasia unggul pada menit ke-17. Pemain veteran tersebut menyambut umpan silang dengan sundulan terukur yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Spanyol.
Spanyol baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-61. Mikel Merino yang masuk sebagai pemain pengganti menemukan ruang di tengah kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut bawah gawang.
Situasi Kroasia semakin sulit setelah Perisic menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-79.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol. Sepuluh menit kemudian, Merino kembali mencetak gol dengan penyelesaian kaki kiri untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol menjadi 42 pertandingan. La Roja terakhir kali menelan kekalahan pada Maret 2024.
"Saya bisa menghabiskan seluruh konferensi pers untuk berterima kasih kepada para pemain saya," kata pelatih Spanyol Luis de la Fuente.
"Kami tahu pertandingan akan berjalan seperti ini, tetapi kami mampu memahaminya dengan sangat baik. Kami tidak pernah menyerah."
De la Fuente menurunkan lima pemain Barcelona sejak awal pertandingan.
Malam Bersejarah Harry Kane
Di Wembley, Inggris tampil dominan dan meraih kemenangan yang semakin memperkuat posisi mereka di papan atas grup.
Pelatih Thomas Tuchel bahkan mencatat sejarah dengan membawa Inggris meraih 20 kemenangan hanya dalam 26 pertandingan, jumlah pertandingan paling sedikit yang dibutuhkan seorang pelatih Inggris untuk mencapai 20 kemenangan.
"Saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat bagus dan sangat mengalir. Jika melihat konteksnya, ini adalah pertandingan keempat dalam 11 atau 12 hari, tetapi saya pikir kami mendominasi sepanjang pertandingan," ujar Tuchel kepada ITV.
Inggris membuka keunggulan pada menit ke-27 setelah Vladimir Coufal mencetak gol bunuh diri. Kane berperan dalam gol tersebut melalui umpan silang yang membuat pertahanan Ceko berada dalam tekanan.
Menjelang turun minum, Kane menggandakan keunggulan Inggris. Elliot Anderson mengirim umpan panjang kepada Morgan Rogers, yang kemudian melepaskan umpan silang first-time dari sisi kanan. Kane menyambutnya di dalam kotak penalti dengan penyelesaian klinis.
Kapten Inggris itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-57. Kane memenangi duel udara di tiang jauh untuk menyundul sepak pojok Lewis Hall ke dalam gawang.
Gol tersebut menjadi gol ke-91 Kane untuk Inggris.
"Sungguh malam yang sempurna bagi saya secara pribadi dan juga bagi tim," kata Kane.
"Ini pemusatan latihan yang berat dan panjang. Jadi, menyenangkan bisa mengakhirinya di Wembley. Ini benar-benar malam yang sangat membanggakan."
"Kalian melihat sepak bola yang fantastis dari Inggris hari ini."
Kemenangan Inggris juga membuat mereka semakin dekat dengan tiket perempat final Nations League.
Swiss Sempurna, Slovenia Bangkit
Di League B Grup 1, Slovenia membalikkan keadaan untuk mengalahkan Skotlandia 2-1.
Ryan Christie membawa Skotlandia unggul pada menit ke-31. Namun, Slovenia bangkit setelah jeda melalui gol Aljosa Matko dan Danijel Sturm untuk mengamankan tiga poin.
Dalam pertandingan lainnya di grup yang sama, Swiss menang telak 3-0 atas Makedonia Utara. Fabian Rieder, Johan Manzambi, dan Dan Ndoye menjadi pencetak gol bagi Swiss.
Swiss memimpin klasemen dengan 12 poin, unggul atas Slovenia yang mengoleksi tujuh poin. Skotlandia berada di posisi ketiga dengan empat angka, sedangkan Makedonia Utara belum meraih poin.
Dua putaran terakhir fase grup Nations League akan berlangsung pada jeda internasional November. Delapan tim yang finis di dua posisi teratas dari masing-masing empat grup League A akan melaju ke babak gugur yang dimulai pada Maret.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Ilmuwan Temukan Spesies Kucing Liar Baru Setelah 100 Tahun
-
Veda Ega Pratama Start dari Posisi 19 di Moto3 Austria 2026
-
Mbappe Cedera Lutut, Tinggalkan Timnas Prancis dan Kembali ke Madrid
-
Deretan Pelatih Baru Siap Unjuk Gigi di UEFA Nations League 2026-27
-
Rybakina Absen di Billie Jean King Cup Finals, Akui Tubuh Butuh Pemulihan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.