Tren Umrah Mandiri Meningkat, Persiapan Biaya dan Dokumen Jadi Perlu Diperhatikan
Selasa, 08 Sep 2026, 11:20 WIBJAKARTA â Pilihan untuk menjalankan ibadah Umrah secara mandiri mulai semakin diminati masyarakat Indonesia. Fleksibilitas dalam menentukan komponen perjalanan menjadi salah satu pertimbangan, tetapi pilihan tersebut juga menuntut jemaah lebih cermat dalam mempersiapkan biaya, dokumen, visa, penerbangan, akomodasi, hingga ketentuan perjalanan.
Tren tersebut turut terlihat pada Safaraya, platform Umrah dari Flip. Sepanjang 1448 Hijriah, Safaraya mencatat peningkatan tujuh kali lipat pada minat pengguna terhadap layanan Umrah mandiri atau pemilihan komponen perjalanan secara terpisah dibandingkan musim sebelumnya.
Sejumlah layanan yang banyak dicari pengguna antara lain visa dan Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), akomodasi hotel, serta transportasi antarkota.
Peningkatan minat tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan perjalanan Umrah secara global. Data General Authority for Statistics Arab Saudi mencatat sebanyak 6,52 juta jemaah Umrah internasional pada kuartal pertama 2025, meningkat 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Arab Saudi juga terus mengembangkan digitalisasi layanan Umrah melalui Nusuk Umrah. Platform tersebut memungkinkan jemaah internasional mengakses dan merencanakan sejumlah kebutuhan perjalanan secara digital.
Regulasi Beri Pilihan Lebih Fleksibel
Di Indonesia, perubahan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 memberikan ruang bagi penyelenggaraan Umrah secara mandiri. Dengan adanya pilihan tersebut, jemaah memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menentukan kebutuhan perjalanan.
Namun, fleksibilitas tersebut juga membuat proses persiapan menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian. Jemaah harus memahami komponen biaya, persyaratan dokumen dan visa, penerbangan, akomodasi, transportasi, serta ketentuan administrasi yang berlaku.
CEO dan Co-Founder Flip, Rafi Putra Ariyyan, mengatakan meningkatnya minat terhadap perjalanan Umrah yang lebih fleksibel menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang memberikan pilihan sekaligus informasi yang jelas.
âFlip sejak awal dibangun dengan misi menghadirkan layanan yang lebih fair, transparan, dan mudah diakses. Prinsip yang sama kami bawa ke Safaraya. Kami melihat semakin banyak jemaah menginginkan fleksibilitas dan kendali lebih besar dalam mempersiapkan Umrah,â ujar Rafi melalui keterangannya, Senin (8/9).
Menurut dia, dukungan informasi dan layanan diperlukan agar jemaah dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik dan tetap memperhatikan aspek keamanan serta ketentuan yang berlaku.
Dari Kalkulasi Biaya hingga Dokumen
Safaraya menyediakan sejumlah layanan yang dapat dipilih secara terpisah sesuai kebutuhan perjalanan. Salah satunya Kalkulator Umrah yang memungkinkan pengguna memperoleh estimasi biaya berdasarkan komponen yang dipilih.
Platform tersebut juga menyediakan akses terhadap sejumlah kebutuhan perjalanan, seperti penerbangan, hotel, visa, mutawwif, serta layanan terkait Siskopatuh melalui mitra PPIU sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain layanan digital, dukungan kepada pengguna diberikan melalui konsultasi tatap muka, WhatsApp, hotline, dan kegiatan edukasi. Layanan tersebut ditujukan untuk membantu pengguna memahami proses, dokumen, maupun kebutuhan perjalanan yang masih belum dipahami.
Minat terhadap layanan Umrah mandiri juga terlihat dalam keikutsertaan Safaraya pada Muslim Life Fest 2026. Selama tiga hari penyelenggaraan, perusahaan mencatat ribuan pengunjung yang mencari informasi mengenai estimasi biaya, visa dan dokumen perjalanan, serta Siskopatuh.
Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan calon jemaah tidak hanya berkaitan dengan harga, tetapi juga informasi mengenai komponen perjalanan dan prosedur yang harus dipenuhi ketika merencanakan Umrah secara mandiri.
Peran Penyedia Berizin Tetap Penting
Ahmed Tolba, Chief Executive Officer Muassasah Bawabet Al Miqat, salah satu mitra Safaraya, mengatakan jemaah yang memilih perjalanan mandiri kini semakin aktif mencari informasi mengenai tahapan perjalanan.
âKami melihat jemaah Umrah mandiri kini jauh lebih aktif mencari informasi dan ingin memahami setiap tahapan perjalanan secara lebih detail. Fleksibilitas tersebut tetap perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai administrasi, Siskopatuh, dan ketentuan perjalanan yang berlaku,â ujar Ahmed.
Ia menekankan pentingnya memastikan kebutuhan yang memerlukan penyedia layanan dilakukan melalui pihak yang memiliki kompetensi dan perizinan sesuai ketentuan. Menurutnya, keterhubungan antara jemaah dengan penyedia layanan yang tepat menjadi bagian penting dalam ekosistem Umrah yang semakin fleksibel.
Rafi menilai meningkatnya pilihan Umrah mandiri tidak berarti menghilangkan peran penyelenggara perjalanan Umrah yang kredibel. Sebaliknya, perkembangan tersebut membutuhkan kolaborasi antara platform digital, penyedia layanan berizin, dan jemaah.
âKe depannya, Flip akan terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pengguna, baik dalam layanan keuangan maupun berbagai layanan lain yang membutuhkan tingkat kepercayaan tinggi. Melalui Safaraya, kami membawa nilai yang sejak awal menjadi bagian dari Flip, yaitu memberikan pilihan yang lebih fair, informasi yang transparan, dan kendali lebih besar kepada pengguna,â katanya.
- Arab Saudi
- Umrah
- penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU)
- Ibadah Umrah
- Wisata Religi
- flip
- Safaraya
- Umrah Mandiri
- Perjalanan Umrah
- PPIU
- Persiapan Umrah
- Biaya Umrah
- Dokumen Umrah
- Visa Umrah
- SISKOPATUH
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Separuh Wilayah Inggris Dilanda Kekeringan Ketika Gelombang Panas Mencapai Puncaknya
-
Bijak Bermedsos, Psikolog Ingatkan Perilaku di Media Sosial Cerminkan Karakter dan Integritas Seseorang
-
Gelaran Lomba Busana Bahan Daur Ulang Rayakan HUT RI di Jakbar
-
Keajaiban, Wanita Korban Gempa Kolombia Selamat Usai 30 Jam Terjebak Reruntuhan
-
DPRD DKI Jakarta Dukung Pembatasan Gawai di Sekolah, Fokus Belajar dan Disiplin Digital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.