- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bersepeda dengan Istri, Ze...
Bersepeda dengan Istri, Zetro Leonardo Dieksekusi Hanya Beberapa Meter dari Apartemennya
Selasa, 02 Sep 2025, 19:23 WIBLIMA - Sejumlah media Peru baru-baru ini menggambarkan peristiwa pembunuhan sadis terhadap diplomat Indonesia, Zetro Leonardo Purba pada Senin (1/9) malam yang menghebohkan. Â
El Commercio pada Selasa (2/9) melaporkan
Zetro tengah menikmati waktu dengan bersepeda bersama istrinya tercinta, Priscillia, saat ia ditembak berulang kali hanya beberapa meter dari apartemen yang ia sewa di distrik Lince, Lima, Ibu Kota Peru.Â
"Ia dicegat saat bersepeda bersama istrinya," tulis El Commercio.Â
Menurut 24 Horas, serangan itu terjadi ketika seorang pria bersenjata menembaknya berulang kali, menyebabkan luka serius. Meskipun ia segera dirujuk ke Klinik Javier Prado, dokter menyatakan Zetro telah meninggal dengan tiga tembakan bersarang di tubuhnya,
"Istrinya tidak terluka dan saat ini berada di bawah perlindungan polisi."
Zetro yang baru lima bulan bertugas, meninggalkan seorang istri dan tiga anak, dengan sang istri kini berada di bawah perlindungan kepolisian Peru.
24 Horas, menyebut, pelaku penembakan adalah pembunuh bayaran. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi lebih detil terkait hal itu dari kepolisian.Â
Kemungkinan balas dendam
Berbicara kepada TV Perú, Komandan Daniel Guivara dari Kepolisian Peru menyatakan: "Peristiwa dan motif yang menyebabkan orang ini menjadi korban belum diketahui, tetapi kemungkinan terjadinya balas dendam tidak dapat dikesampingkan . "
Ia menambahkan, berdasarkan rekaman kamera keamanan, "tampaknya, berdasarkan ciri-ciri fisik yang dapat kami lihat, mereka adalah warga negara asing." ujarnya merujuk pada terduga pelaku.Â
Dalam wawancara dengan Radio Programas del Perú RPP, seorang teman sekaligus kolega Zetro tersebut menepis kemungkinan adanya ancaman atau konflik pribadi antara Cetro Purba dan diplomat asing tersebut. Ia bahkan menunjukkan bahwa diplomat tersebut tidak bisa berbahasa Spanyol, sehingga kecil kemungkinan ia mengalami masalah apa pun di Lima.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi. Kami tidak punya informasi tentang ini. Saya bekerja dengannya di kedutaan Indonesia yang sama. Dia dan keluarganya baru tiba di Lima April lalu. (...) Dia bahkan tidak bisa bahasa Spanyol , jadi bagaimana mungkin dia punya masalah?" kata kerabat itu.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Polres OI Sebut Bakal Jemput Paksa Dua Tersangka Pelecehan Mahasiswi KKN
-
Adaptasi Sejarah Menjadi Film, Sutradara Ini Beri Kiatnya
-
Perluas Layanan, TransNusa Buka Rute Perdana Jakarta-Penang
-
Janice Tjen Ikuti Jejak Yayuk Basuki di Top 50 Dunia
-
Wakil Panglima TNI Buka Kejuaraan Taekwondo Internasional Panglima TNI Cup 2025
-
Prediksi Bhayangkara vs Persebaya: Duel Ketat di Sumpah Pemuda, Dua Tim Seret Gol Berebut Momentum
-
Kembangkan Pertanian, Pemkab Kukar Perkuat Fondasi Transformasi Ekonomi 2025-2030
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.