Pramono Motivasi Siswa Labschool Kebayoran Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

Kamis, 10 Sep 2026, 14:20 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memotivasi siswa SMP Labschool Kebayoran untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Menurutnya, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan karakter, integritas, disiplin, dan kerja keras agar generasi muda mampu berkontribusi bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Pramono saat membuka Parents Day 2026 sekaligus meninjau Kelas Profesi di SMP Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (10/9). Kegiatan bertema From Their Stories to Our Dreams itu diikuti seluruh siswa kelas 7 dan 8 sebagai wadah untuk mengenali minat dan bakat melalui pengalaman serta kisah para orang tua murid.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memotivasi siswa SMP Labschool Kebayoran untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Menurutnya, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan karakter, integritas, disiplin, dan kerja keras agar generasi muda mampu berkontribusi bagi masyarakat. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Pramono mengatakan Parents Day dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan gambaran mengenai beragam profesi secara langsung. Ia berharap pengalaman tersebut mendorong siswa berani mengembangkan talenta, berinovasi, menjaga integritas, dan memilih profesi yang nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Parents Day 2026 merupakan wadah berharga bagi siswa untuk mengenali minat dan bakat melalui interaksi langsung serta berbagi pengalaman dan kisah sukses dari para orang tua. Saya berharap agenda ini dapat menginspirasi para siswa untuk terus mengasah talenta, berani berinovasi, menjaga integritas, dan memiliki profesi yang berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, pendidikan yang diterima siswa tidak cukup hanya diukur melalui pencapaian akademik. Pembentukan karakter melalui disiplin, kerja keras, integritas, dan keberanian dalam menentukan cita-cita juga menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

Ia juga menyoroti perjalanan SMP Labschool Kebayoran yang telah berdiri sejak 2001 dan kini memasuki usia 25 tahun. Pramono menilai sekolah tersebut telah memiliki kontribusi dalam membentuk karakter generasi muda dan melahirkan lulusan yang mampu berkiprah di berbagai bidang.

“SMP Labschool Kebayoran ini merupakan salah satu sekolah terbaik yang dimiliki bangsa ini, dan saya menjadi saksi nyata keberhasilannya karena kedua anak saya turut dibentuk karakternya di sini. Tidak ada masa depan gemilang yang dapat diraih secara instan, sehingga seluruh bekal ilmu, karakter, dan fasilitas unggul yang diperoleh di sekolah ini harus dirawat sebaik-baiknya sebagai modal utama meraih cita-cita,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pramono juga berinteraksi dengan sejumlah siswa dan mendengarkan cita-cita mereka. Salah satunya Muhammad Karel Cahyadi, siswa kelas 8B, yang menyampaikan keinginan untuk melanjutkan kepemimpinan daerah sekaligus ikut melestarikan budaya Betawi.

Pramono kemudian memberikan dorongan kepada Karel dan siswa lainnya agar tidak ragu mengejar cita-cita melalui proses yang panjang. Ia juga menyinggung penguatan posisi budaya Betawi di Jakarta melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024.

“Kita patut berbangga karena Jakarta kini memiliki payung hukum Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 yang menegaskan kebudayaan Betawi sebagai budaya utama. Saya menyerahkan buku perjalanan hidup saya ini agar Karel dan anak-anakku sekalian semakin bersemangat bahwa melalui ketekunan, integritas, dan kerja keras yang sungguh-sungguh, anak dari latar belakang mana pun dapat mencapai pucuk kepemimpinan,” ungkapnya.

Pramono juga mengingatkan siswa agar tidak hanya mengejar posisi atau kesuksesan pribadi ketika menentukan profesi kelak. Menurutnya, profesi apa pun akan memiliki nilai lebih ketika digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan kepentingan publik.

“Selain bekerja keras dan disiplin, kunci paling utama dari segala keberhasilan di dunia ini adalah jangan pernah meninggalkan doa serta restu dari orang tua. Apapun profesi yang kalian pilih kelak, dedikasikan hal tersebut untuk kemaslahatan publik, sebagaimana Pemprov DKI Jakarta terus berbenah menghadirkan fasilitas inklusif seperti ruang terbuka hijau ramah disabilitas demi kenyamanan seluruh warga,” pesan Pramono.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Sekolah (BPS) Labschool Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. Dr. Totok Bintoro mengatakan pendidikan di Labschool diarahkan untuk menggabungkan pencapaian akademik dengan pembentukan karakter siswa. Proses pembelajaran juga diperkuat melalui pengalaman langsung bersama praktisi dan orang tua.

“Kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang senantiasa hadir menginspirasi calon-calon pemimpin masa depan di Labschool. Labschool memadukan keunggulan akademik, fondasi karakter yang kukuh, serta jiwa samapta dan patriotik melalui pembelajaran langsung bersama para praktisi dan orang tua,” kata Totok.

Totok menjelaskan, Labschool memiliki nilai “Dis-Jur-Ker-Bir” sebagai salah satu fondasi pembentukan karakter siswa. Nilai tersebut mencakup disiplin, jujur, kerja keras, serta birrul walidain atau memuliakan orang tua.

“Untuk menuju tangga kesuksesan, anak-anakku sekalian harus memegang teguh empat prinsip, disiplin terhadap aturan Tuhan, negara, dan keluarga; menjunjung tinggi kejujuran; membiasakan kerja keras tanpa menyerah; serta senantiasa mengamalkan birrul walidain dengan memuliakan orang tua. Dengan bekal itu, insyaallah kalian akan siap melanjutkan estafet kepemimpinan nasional dan mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia,” pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.