Seragam Gratis Program Gratispol Mulai Distribusikan Pemprov Kaltim pada Sekolah Negeri dan Swasta, Ringankan Beban Masyarajat
Selasa, 01 Sep 2026, 19:51 WIBSAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memulai pendistribusian puluhan ribu paket perlengkapan seragam sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Kaltim melalui program unggulan Gratispol Pendidikan.
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menyerahkan secara simbolis paket perlengkapan sekolah tersebut kepada siswa kelas X SMA Negeri 10 Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa.
Paket perlengkapan yang dibagikan terdiri atas seragam putih abu-abu, topi atau jilbab, tas, dan sepatu.
Penyerahan simbolis ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Armin, jajaran kepala sekolah, guru, serta perwakilan orang tua siswa.
"Terima kasih ya, Pak Kadis, Ibu Kepala Sekolah. Sudah selesai. Semoga semuanya sukses. Terus belajar ya," ucap Rudy Mas'ud saat menyerahkan paket tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim Armin mengatakan program seragam sekolah gratis ini merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kaltim untuk meringankan beban orang tua dan memotivasi siswa.Â
"Bantuan seragam Ini bentuk kepedulian tinggi Pemprov Kaltim kepada anak-anak dan para orang tua agar siswa makin semangat belajar dan meraih prestasi," kata Armin.
Ia menambahkan penyerahan simbolis oleh Gubernur menjadi awal proses distribusi paket perlengkapan seragam ke seluruh kabupaten dan kota di Kaltim yang akan dilakukan secara bertahap.
Untuk tahap awal, paket seragam gratis bagi SMA negeri unggulan se-Kaltim telah didistribusikan ke tiga sekolah, yakni 355 paket untuk SMA Negeri 10 Samarinda, 144 paket untuk SMA Negeri 3 Tenggarong, dan 36 paket untuk SMA Negeri 2 Sangatta Utara.
Sementara itu, distribusi untuk jenjang SLB dijadwalkan mulai 2 September 2026 dengan total 851 paket yang akan disalurkan kepada peserta didik di 36 sekolah se-Kaltim.
Adapun untuk jenjang SMK, pembagian perdana direncanakan mulai 4 September 2026 di Samarinda dan Balikpapan, mencakup 14 sekolah dengan jumlah penerima sekitar 3.700 siswa.
Armin menjelaskan proses produksi dan pengadaan perlengkapan seragam gratis untuk jenjang SMA dan SMK ditargetkan rampung pada akhir September 2026.
Distribusi ke daerah pelosok akan dilanjutkan secara masif mulai awal Oktober.
"Target kita akhir September sudah rampung semua untuk produksinya. Karena ini bertahap dan geografis kita luas, pengiriman dilakukan langsung ke daerah-daerah. Mudah-mudahan awal Oktober semua sudah sampai ke pelosok," katanya.
Secara keseluruhan, program perlengkapan seragam sekolah gratis ini mencakup 34.389 paket untuk 332 sekolah SMA/MA, 28.308 paket untuk 208 SMK, serta 851 paket untuk 36 SLB. Program "Gratispol Pendidikan" ini menyasar seluruh sekolah negeri maupun swasta di Kaltim.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp65 miliar pada tahun ajaran ini untuk pengadaan paket seragam sekolah gratis dengan estimasi Rp1 juta per paket bagi siswa baru di 576 sekolah.
Alokasi ini merupakan bagian dari Program Gratispol Pendidikan, dengan total pagu anggaran pendidikan secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun hingga Rp2 triliun untuk mendukung biaya pendidikan dan keberlanjutan beasiswa pelajar serta mahasiswa di wilayah tersebut. Ant
- Program Gratispol
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Film Animasi 'Zootopia 2' Segera Tayang di Bioskop, Judy dan Nick Bawa Misi Berbahaya ke Wilayah Baru
-
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq: Penting, Aksi Nyata Penyelamatan Danau
-
Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko
-
Wagub Kaltim Berharap Program Gratispol Bisa Menurunkan Angka “Stunting”
-
Jaga Inflasi, Gerakan Pangan Murah Tembus 10 Ribu Kali, Jangkau 37 Provinsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.