KBM Depok Kembali Normal Usai PJJ akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Kamis, 10 Sep 2026, 00:15 WIB

Depo - Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Kota Depok, Jawa Barat, kembali berjalan normal pada Rabu setelah sebelumnya menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama dua hari akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Wahid Suryono di Depok, Rabu (9/9), mengatakan seluruh satuan pendidikan kembali melaksanakan pembelajaran secara normal. Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan siswa dan guru untuk menjaga kesehatan, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Ket. Foto: Balaikota Depok. — Sumber: Antara

"Hari ini kegiatan belajar berjalan normal setelah dua hari diterapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kami mengimbau warga sekolah tetap memperhatikan kesehatan, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan," kata Wahid.

Ia mengatakan penggunaan masker menjadi salah satu langkah kewaspadaan yang dapat dilakukan warga sekolah ketika beraktivitas di luar kelas. Imbauan tersebut diberikan untuk memastikan kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Kalau memang harus beraktivitas di luar, pakai masker saja. Kita tetap jaga-jaga, yang penting kesehatan anak-anak dan guru tetap diperhatikan,” ujarnya.

Menurut Wahid, dengan kembali diterapkannya pembelajaran tatap muka, satuan pendidikan di Kota Depok dapat menjalankan aktivitas sekolah seperti biasa. Ia berharap kondisi tersebut dapat mendukung proses belajar mengajar agar berlangsung lancar dan peserta didik kembali merasa nyaman mengikuti kegiatan di sekolah.

“Semoga semuanya bisa kembali berjalan dengan baik, anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan kegiatan di sekolah juga berjalan lancar,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok menerapkan PJJ selama dua hari, yakni pada 7-8 September 2026, bagi satuan pendidikan di wilayah tersebut. Kebijakan itu diberlakukan sebagai langkah antisipasi menyusul kondisi abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak hingga Kota Depok.

Wali Kota Depok Supian Suri sebelumnya mengatakan kebijakan PJJ ditujukan bagi seluruh warga satuan pendidikan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara terdampak abu vulkanik.

PJJ berlaku mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal (RA), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).

"Untuk seluruh warga Depok, khususnya satuan pendidikan, para orang tua murid, serta anak-anakku tercinta mulai dari TK, PAUD, RA, SD, SMP, MI, hingga MTs, kegiatan belajar dan pembelajaran untuk sementara dilaksanakan secara jarak jauh atau daring," kata Supian.

Dengan berakhirnya kebijakan PJJ, kegiatan sekolah kini kembali dilaksanakan secara tatap muka. Meski demikian, imbauan penggunaan masker dan perhatian terhadap kondisi kesehatan tetap menjadi langkah kewaspadaan bagi siswa maupun guru, terutama saat melakukan kegiatan di luar ruangan.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.