Festival Pramuka: Perum Bulog Banyumas Dekatkan Akses Pangan Murah kepada Masyarakat

Kamis, 10 Sep 2026, 14:30 WIB

PURWOKERTO – Perum Bulog Cabang Banyumas mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat melalui gerakan pangan murah (GPM) salah satunya dengan mengikuti rangkaian Festival Pramuka Banyumas 2026 di Gelanggang Olahraga Satria (GOR) Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pemimpin Cabang Bulog Banyumas, Prawoko Setyo Aji, di Purwokerto, Kamis (10/9), mengatakan kegiatan yang digelar pada Rabu (09/9) tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.

Ket. Foto: Kegiatan gerakan pangan murah (GPM) yang digelar Perum Bulog Cabang Banyumas di arena Festival Pramuka Banyumas 2026, Gelanggang Olahraga Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2026). — Sumber: ANTARA

“Beras yang kami siapkan sekitar satu ton. Tujuannya untuk membantu menstabilkan harga sekaligus memberikan pilihan kepada masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau," katanya.

Dalam GPM tersebut, Bulog Banyumas menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan lima kilogram dengan harga Rp57.500 per kantong.

Selain beras, pihaknya juga menyediakan Minyakita kemasan 1 liter sebanyak 240 liter yang dijual dengan harga Rp15.500 per liter.

Ia mengatakan harga komoditas yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut mengacu pada ketentuan pemerintah sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau.

Menurut dia, pelaksanaan GPM pada kegiatan yang dihadiri banyak masyarakat seperti Festival Pramuka menjadi kesempatan bagi Bulog untuk memperluas akses terhadap pangan murah.

"Prinsipnya kami ingin pangan tersedia, harganya terjangkau, dan masyarakat mudah mendapatkannya,” katanya.

Ia mengatakan Bulog Banyumas akan terus mendukung upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui berbagai kanal penjualan serta kegiatan GPM di wilayah Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memiliki pilihan dalam memperoleh kebutuhan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah," katanya menegaskan.

Menurut dia, kegiatan GPM dalam Festival Pramuka Banyumas 2026 mendapat perhatian masyarakat yang datang ke GOR Satria.

Prawoko mengatakan kehadiran komoditas pangan bersubsidi tersebut memberikan alternatif bagi pengunjung untuk memenuhi sebagian kebutuhan pokok sekaligus mendukung upaya menjaga kestabilan harga pangan.

  • Gerakan Pangan Murah (GPM)
  • Bulog Banyumas
  • Festival Pramuka

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.