Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Volume, Investasi Harus Mampu Mendorong Produktivitas

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Ini tecermin dari ICOR yang masih relatif tinggi, sekitar 6. Artinya, Indonesia membutuhkan modal yang cukup besar untuk menghasilkan tambahan output, sementara sejumlah negara ASEAN mampu menggunakan modal secara lebih efisien,” katanya.

Masalah utamanya bukan investasi yang terlalu sedikit, melainkan kualitas investasi dan keterkaitannya dengan ekonomi domestik. Ia mencontohkan banyak investasi masih terkonsentrasi pada sektor yang padat modal dan bernilai tambah relatif rendah.

“Hilirisasi menjadi salah satu contoh. Nilai investasinya memang besar, tetapi sebagian proyek masih terkonsentrasi pada mineral tertentu, menyerap tenaga kerja relatif sedikit, dan belum selalu menciptakan transfer teknologi serta rantai pasok domestik yang kuat,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BI-Pemerintah Kompak Benahi...
Luar Negeri
Flightradar24: Sanksi AS Pa...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.